UIN Walisongo - Pemkab Tegal Jalin Kerja Sama Peternakan Kambing Terpadu di Desa Danawarih

Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dan Pemkab Tegal menjalin kerja sama peternakan kambing terpadu yang berlokasi di Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang.
SLAWI, puskapik.com - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dan Pemkab Tegal menjalin kerja sama peternakan kambing terpadu yang berlokasi di Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang.
Hal tersebut terungkap dalam pertemuan pimpinan UIN Walisongo Semarang yang diwakili oleh Ketua LP2M, Prof Abdul Ghofur dengan Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Tegal Amir Makhmud pada Jumat 8 Mei 2026.
Proyek ini merupakan wujud nyata kemitraan antara akademisi dan pemerintah daerah dengan sokongan dana dari Baznas RI serta pendampingan dari Yayasan “Omah Mijil” yang didirikan Guru Besar UIN Walisongo Prof. M. Mukhsin Jamil.
Baca Juga: Dari Bali ke Jakarta, Run For Rivers Singgah di Tegal Bersihkan Sungai
Abdul Ghofur menjelaskan bahwa dalam menjalankan fungsi Tri Darma perguruan tinggi, UIN Walisongo membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, agar program-program yang dirintis menjadi berdaya guna, berkelanjutan serta berdampak untuk masyarakat.
Dipaparkan juga oleh Mukhsin Jamil menyampaikan bahwa sesungguhnya pembinaan desa Danawarih oleh UIN Walisongo telah berjalan lama, telah dirintis semenjak rektor dipegang oleh Prof Muhibbin.
“Kebetulan Desa Danawarih adalah tempat lahir saya, sehingga saya juga berkomitmen untuk melanjutkan pengembangan desa ini sehingga layak menjadi percontohan desa binaan dengan komitmen bersama Yayasan Omah Mijil yang kami dirikan di desa ini,"kata Mukhsin Jamil dikutip dari laman resmi UIN Walisongo.
Selain pemberdayaan ekonomi, lanjut Mukhsin, pihaknya juga mengembangkan konsep kampung Bahasa Inggris dengan mendatangkan guru yang kompeten, lulusan luar negeri.
"Rumah Gazebo yang kami dirikan akan jadi pusat pembelajaran bagi masayarakat desa,”kata Mulhsi.
Dalam audiensi ini dihadirkan juga dari Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida) diwakili oleh Sekretaris Baperida Ngadimo , Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa ( Dispermasdes ) Teguh Mulyadi, SKM dan Bagian Tata Pemerintahan yang diwakili oleh Yohanes Rafael HK.
Adapun dari UIN Walisongo hadir Ketua LP2M Prof Abdul Ghofur, M.Ag Sekretaris LP2M DR. Abdulkarim, M.Si, Kapuslitbit Dr. Afif Noor, S.Ag., SH., M.Hum yang merangkap sebagai Plh Kapus Pengabdian, Pj Kerjasama UIN Walisongo Ely Faozatun Ni’mah, S.Ag, MM serta staf ahli LP2M Muhammad Najieb Sholih, M.Ars.
Melalui forum ini, Pemkab Tegal berjanji akan memberikan dukungan penuh dan berkomitmen untuk hadir dalam seremoni peresmian.
Perkuat Pendapatan BUMDes
Amir Makhmud menggarisbawahi bahwa aspek keberlanjutan adalah kunci agar investasi ini mampu memberikan perbaikan taraf hidup warga secara konsisten dalam waktu lama.


