Warga Cilongok Tegal Desak Pembangunan Jembatan Kalierang Rampung Sebelum Lebaran

Selasa, 3 Februari 2026 | 13.05
Sejumlah warga Desa Cilongok dan sekitarnya di Kecamatan Balapung, Kabupaten Tegal audiensi dengan Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, Senin 2 Februari 2026.
Sejumlah warga Desa Cilongok dan sekitarnya di Kecamatan Balapung, Kabupaten Tegal audiensi dengan Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, Senin 2 Februari 2026.

Warga Desa Cilongok mendesak penyelesaian jembatan Kalierang yang belum rampung sejak Juli 2025 agar bisa difungsikan sebelum Lebaran 2026.

SLAWI, puskapik.com - Pembangunan jembatan Kalierang di Desa Cilongok, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal yang dibangun sejak Juli 2025 lalu, hingga kini belum selesai dikerjakan. Warga Cilongok dan sekitarnya mendesak agar jembatan penghubung antardesa dan kecamatan itu, rampung sebelum Lebaran Idul Fitri 2026.

Kades Cilongok, Bambang Sutriyono usai mengadu ke Komisi III DPRD Kabupaten Tegal pada Senin 2 Februari 2026 mengatakan, jembatan Kalierang dibangun sejak Juli 2025 lalu. Jembatan penghubung antardesa dan kecamatan itu, hingga tahun anggaran 2025 berakhir, belum juga terselesaikan. Hingga kini, jembatan itu sudah mencapai 80 persen pekerjaan.

"Beberapa waktu lalu, Kalierang banjir yang merobohkan tiang penyangga jembatan. Tiang itu menghantam jembatan darurat, sehingga jembatan darurat tidak bisa digunakan," terang Bambang.

Baca Juga: Diduga Dikeroyok Geng Motor, Pelajar SMP di Kota Tegal Tewas

Selain mendesak jembatan Kalierang segera diselesaikan, Kades Cilongok juga minta untuk sementara waktu, jembatan darurat diperbaiki. Hal itu dikarenakan akses warga harus memutar melalui Tembongwah, Danasari. Gunung Jati, Batu Nyana, Lengkong, dan Bojong. Jarak tempuhnya cukup lama sekitar 30 menit. Sedangkan, saat biasanya warga saat melalui jembatan Kalierang sekitar 5-10 menit.

"Jelas akses warga sangat terganggu baik ana sekolah, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi warga lainnya," beber Bambang.

Bambang menuturkan, warga juga menemukan adanya kejanggalan dalam pemasangan kerangka jembatan. Diduga beberapa bagian kurang presisi. Kondisi itu dinilai rawan ambruk. Warga berharap agar pemasangan kerangka jembatan yang kurang presisi segera diperbaiki.

Baca Juga: Diduga Aksi Geng Motor, Kasus Tewasnya Pelajar SMP di Kota Tegal Masih Gelap

"Kami berharap sebelum Lebaran jembatan sudah bisa beroperasi," pintanya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, M Khuzaeni mengatakan, aspirasi dari warga Cilongok dan sekitarnya telah ditampung. Aspirasi itu juga akan disampaikan ke dinas terkait untuk segera menindaklanjuti. Termasuk masukan ke penyedia jasa pembangunan jembatan Kalierang.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait