Diduga Dikeroyok Geng Motor, Pelajar SMP di Kota Tegal Tewas

IFP (13), siswa SMPN 9 Kota Tegal, meninggal akibat diduga dikeroyok geng motor. Ibunya menuntut keadilan bagi sang anak.
TEGAL, puskapik.com - Duka mendalam masih menyelimuti Tarinah (41), warga Jalan Irian, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.
Putra tunggalnya berinisial IFP (13) meninggal dunia usai diduga menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal.
IFP, yang diketahui merupakan siswa SMP Negeri 9 Kota Tegal, menghembuskan napas terakhir pada 1 Januari 2026, setelah menjalani perawatan intensif akibat luka serius yang dideritanya.
"Anak saya pulang sudah dalam kondisi sangat parah. Mata lebam, kepala retak dan kakinya patah," tutur Tarinah saat ditemui puskapik.com di Lobi Mapolres Tegal Kota, Selasa 3 Februari 2026.
Baca Juga: Uji Tahfidzul Qur’an Hanya Ada di Kota Tegal, Jadi Poin Tambahan Sekolah
Peristiwa memilukan itu terjadi pada 29 Desember 2025. Tarinah menjelaskan, sebelum kejadian nahas tersebut, putranya baru saja pulang dari rumah temannya.
Di tengah perjalanan, korban berpapasan dengan sekelompok pemuda yang diduga merupakan geng motor.
"Anak saya habis main. Di jalan pulang, mereka berbonceng empat dan bertemu geng motor lebih dari delapan orang. Lalu dikejar-kejar sampai akhirnya menabrak tiang dan jatuh," ungkap Tarinah.
Akibat insiden itu, dua teman korban berhasil menyelamatkan diri. Namun, IFP dan seorang temannya berinisial K tidak sempat melarikan diri dan diduga menjadi sasaran pengeroyokan.
Keduanya kemudian dilarikan ke RS Mitra Siaga Tegal untuk mendapatkan pertolongan medis.


