Aliansi Mahasiswa Tegal Kritisi 41 Kasus Kekerasan Anak

Aliansi Mahasiswa Tegal soroti 41 kasus kekerasan anak di 2025 dan dorong Pemkot perkuat sekolah aman serta dukungan pelajar.
TEGAL, puskapik.com - Aliansi Mahasiswa Tegal, menyoroti tingginya kasus kekerasan anak di Kota Tegal saat audiensi bersama Pemerintah Kota Tegal di Ruang Rapat Komisi I DPRD Kota Tegal, Rabu 6 Mei 2026.
Dalam audiensi itu, mahasiswa mengkritisi masih maraknya kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan anak dan sekolah.
Berdasarkan data yang disampaikan, pada 2025 tercatat terdapat 41 kasus kekerasan anak terjadi di Kota Tegal.
Baca Juga: Peduli Sungai, Ahmad Luthfi Ikuti Run for Rivers dan Pungut Sampah Bareng Warga Pekalongan
Perwakilan Aliansi Mahasiswa Tegal, Isman Halim mengatakan, lingkungan sekolah seharusnya menjadi ruang aman dan nyaman bagi siswa untuk belajar.
Namun, menurut Halim, kasus kekerasan yang masih terjadi menunjukkan perlunya evaluasi serius, baik dari sisi pengawasan maupun pembinaan terhadap pelajar.
"Jangan sampai siswa malah tidak nyaman dan aman saat sekolah," kata Halim.
Baca Juga: PCNU Pemalang Sosialisasikan Implementasi Perluasan Aplikasi Digdaya Persuratan dan Kepengurusan
Selain persoalan kekerasan, Aliansi Mahasiswa Tegal juga menyikapi pentingnya dukungan terhadap organisasi pelajar.
Menurut Halim, pelajar membutuhkan ruang berekspresi dan kegiatan positif agar tidak terjerumus pada perilaku negatif.


