Berjalan Sukses, Dedy Yon Ingin E-Sport Polres Tegal Kota Jadi Ajang Tahunan

Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono sangat mendukung dan meminta agar olahraga berbasis keterampilan penguasaan teknologi digital, seperti E-Sport
TEGAL, puskapik.com - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono sangat mendukung dan meminta agar olahraga berbasis keterampilan penguasaan teknologi digital, seperti E-Sport, tak sekadar menjadi agenda seremonial dalam memperingati HUT Kota Tegal.
Tapi, dapat menjadi ajang tahunan, dan ruang bagi pelajar dalam mendorong pembentukan sikap dan karakter lebih positif.
Hal itu disampaikan berkait dengan turnamen olahraga digital yang digelar Polres Tegal Kota bertajuk ''Jakwir Siteko Championship 2026'' yang telah berjalan lancar dan sukses.
Baca Juga: Solar Industri Melonjak, Nelayan Jateng Minta Skema BBM Khusus
Selain itu, animo maupun antusias pelajar SMP, MTs, SMA, SMK dan MA, berkompetisi secara positif dalam ajang itu, dinilianya cukup tinggi.
Tercatat, turnamen yang digelar di Venue Njajan Debong, Tegal Selatan, Kota Tegal, diikuti 130 Tim Free Fire dan Mobil Legend, dengan total 604 pelajar yang terlibat dalam kompetisi tersebut.
Mereka datang mengusung semangat kompetisi, strategi, dan harapan untuk menunjukkan kemampuan terbaik di arena digital.
''Saya sangat senang, terharu dan bangga. Karena generasi muda seperti pelajar, mampu menyalurkan bakat, kemampuan, ketrampilan, dan penguasaan teknologi digital, antusias menyalurkannya di ajang seperti ini,'' terang Wali Kota Tegal didampingi Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya dan Wakapolres Kompol Wahdah Maulidiawati.
Dedy Yon menambahkan, turnamen seperti itu, dinilainya pula sebagai langkah konkret menghadirkan aktivitas positif bagi pelajar.
Bukan sekadar lomba. Tetapi dapat menjadi wadah, agar pelajar memiliki ruang yang sehat, produktif, dan terarah, sesuai bakat dan kemampuannya.
Selain itu, menurut Wali Kota Tegal, turnamen e-sport seperti yang digelar Polres Tegal Kota, juga membawa pesan penting tentang masa depan generasi muda.
''Kita ingin, khususnya para pelajar, fokus pada hal-hal positif, menjauhi tawuran, judi online, dan narkoba. Ini bagian dari ikhtiar bersama menjaga generasi kita,'' tandas dia.
Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya melihat fenomena perkembangan teknologi digital sebagai realitas zaman yang harus direspons dengan tepat.
Baca Juga: Bapemperda DPRD Brebes Kebut Penyusunan Raperda Strategis
Generasi Z dan Alfa tumbuh di ekosistem digital kuat, sehingga perlu diarahkan, bukan dibatasi.
''Anak-anak sekarang, hidup dengan teknologi, bahkan sudah bersentuhan dengan AI. Maka tugas kita menyediakan wadah yang positif agar mereka berkembang dengan benar,'' terang dia.
Pihaknya menilai, E-Sports memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan. Bukan lagi sekadar permainan. Di dalamnya ada kerja sama tim, strategi, dan ketahanan mental.
Selain itu, sportivitas dan integritas telah menjadi nilai utama dalam kompetisi. Menang atau kalah adalah hal biasa.
Tapi sikap bertanding mencerminkan kualitas diri.
Kapolres Tegal Kota berharap, melalui ajang seperti itu, akan lahir bibit atlet e-sports dari kalangan pelajar yang mampu berkembang, bersaing di level lebih tinggi, dan mengharumkan nama Kota Tegal di kancah yang lebih luas.
Deklarasi Pelajar
Sejalan dengan harapan Wali Kota Tegal, kegiatan tersebut juga dirangkai pakta integritas ''Deklarasi Pelajar Kota Tegal'', yang ditindaklanjuti dengan penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah, masyarakat, maupun dunia digital.
Baca Juga: YKB Cabang Pekalongan Rayakan HUT ke-46 dengan Aksi Peduli Kesehatan
Deklarasi tersebut juga mencantumkan, para pelajar juga bersepakat menolak hoaks, ujaran kebencian, provokasi, serta berbagai perilaku negatif seperti bullying, tawuran, balap liar, perjudian dan penipuan digital, serta penyalahgunaan narkoba. Juga sekaligus mendorong penggunaan teknologi secara cerdas, sehat, dan bijak.
Sebagai catatan, kompetisi mempertandingkan dua nomor populer, yakni Mobile Legends: Bang Bang dan Free Fire, cukup membawa atmosfer pertandingan terasa kompetitif.
Sejak babak awal hingga partai puncak, menampilkan kemampuan strategi, kerja sama tim, hingga ketahanan mental para peserta muda.
Di kategori Mobile Legends, Tim SMA Al Irsyad tampil dominan dan keluar sebagai Juara Pertama. Juara Kedua diraih Tim SMA Negeri 1, Juara Ketiga Tim SMK Astrindo dan Juara Keempat Tim SMKN 3 Kota Tegal.
Untuk kategori Free Fire, Tim MAN Kota Tegal sukses meraih Juara Pertama. Sedangkan Juara Kedua ditempati Tim SMPN 3 Kota Tegal, kemudian Tim 1 SMP Negeri 1 Kota Tegal di Peringkat Ketiga, dan Tim 2 SMP Negeri 1 Kota Tegal di posisi keempat.***



