Jangan Salah, Ini Cara Pilih Hewan Kurban Versi DKPPP Kota Tegal

Sabtu, 16 Mei 2026 | 18.07
Sapi Bantuan Kemasyarakatan Presiden di Peternakan Big Boss, Desa Dampyak, Kabupaten Tegal, mendapatkan perawatan khusus sebelum dipotong untuk warga Kota Tegal.
Sapi Bantuan Kemasyarakatan Presiden di Peternakan Big Boss, Desa Dampyak, Kabupaten Tegal, mendapatkan perawatan khusus sebelum dipotong untuk warga Kota Tegal.

DKPPP Kota Tegal imbau warga pilih hewan kurban sehat dan layak, serta terapkan penyembelihan higienis sesuai syariat jelang Iduladha 2026.

TEGAL, puskapik.com - Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan atau DKPPP Kota Tegal, mulai mengintensifkan persiapan menjelang Idul Adha 2026.

Salah satunya dengan mengirimkan surat ke seluruh kelurahan untuk melakukan penyegaran atau refresh, terkait tata cara memilih hewan kurban hingga teknik penyembelihan yang sesuai standar.

Kabid Pertanian dan Peternakan DKPPP Kota Tegal, Anna Adi Fitiati mengatakan, kegiatan ini menyasar perwakilan lebe di tiap kelurahan, termasuk juru sembelih halal atau juleha.

Baca Juga: BPBD Jateng Tutup Tanggul Jebol Sungai Silandak, Penanganan Jangka Panjang Disiapkan

Mereka akan kembali diberikan pemahaman agar pelaksanaan kurban berjalan sesuai kaidah kesehatan dan syariat.

Menurut Anna, sebagian besar data lokasi pemotongan hewan kurban di kelurahan telah terinventarisasi.

"Sekitar 90 persen sudah masuk. Yang tahun lalu sudah ikut akan kami undang kembali untuk refresh sekaligus berbagi pengalaman," ujar Anna, baru-baru ini.

Baca Juga: Jateng Pecahkan Rekor Nasional, 6.271 Koperasi Merah Putih Sudah Beroperasi

Rencananya, para lebe akan dikumpulkan pada Rabu, 20 Mei 2026. Dalam kegiatan tersebut, DKPPP juga akan mendorong sosialisasi kepada masyarakat mengenai cara memilih hewan kurban yang sehat dan layak.

Selain itu, DKPPP akan menerjunkan empat tim untuk memantau langsung proses penyembelihan saat Idul Adha.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi dan pengawasan agar praktik di lapangan semakin baik.

Dari hasil monitoring tahun sebelumnya, Anna menilai proses pemotongan hewan kurban di Kota Tegal sudah cukup baik, meskipun belum sepenuhnya memenuhi standar ideal.

Anna mencontohkan, teknik penyembelihan seharusnya dilakukan dengan posisi hewan digantung agar darah dapat mengalir sempurna sehingga daging tidak alot.

Anna juga menyoroti pengelolaan limbah yang masih perlu diperbaiki.

"Kotoran hewan kadang masih dibuang sembarangan, ini harus menjadi perhatian," tegas Anna.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait