Karya "Video AI Versus Hoax" Antar Pelajar SMK Kota Tegal Raih Penghargaan Hari Bhayangkara ke-80

Rabu, 1 Juli 2026 | 20.06
Muhamad Repa Hafidz Mulyana yang meraih Juara Pertama Lomba Konten Kreatif Video AI, saat menerima penghargaan dan hadiah dari Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya SIK MH, di sela-sela Upacara Puncak Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80, Rabu (1/7).
Muhamad Repa Hafidz Mulyana yang meraih Juara Pertama Lomba Konten Kreatif Video AI, saat menerima penghargaan dan hadiah dari Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya SIK MH, di sela-sela Upacara Puncak Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80, Rabu (1/7).

Pelajar SMK YPT Kota Tegal meraih juara pertama Lomba Konten Kreatif Video AI Hari Bhayangkara ke-80. Polres Tegal Kota dorong kreativitas dan literasi digital.

TEGAL, puskapik.com -* Sebuah konten menarik bertajuk ''Video AI Versus Hoax'', karya pelajar SMK YPT Kota Tegal, Muhamad Repa Hafidz Mulyana, meraih penghargaan Juara Pertama di ajang Lomba Konten Kreatif Video AI dan Poster AI.

Lomba dalam rangka pembinaan Generasi Z dan peningkatan kreativitas teknologi digital serta pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara positif, diikuti ratusan pelajar SMA, SMK dan MA di Kota Tegal.

Baca Juga: Jateng Siapkan Lompatan Investasi, Ahmad Luthfi Usulkan Penguatan Pelabuhan dan Akses Pasar Dunia

Ajang tersebut juga menjadi rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara Ke-80, yang digelar Polres Tegal Kota.

Kapolres Tegal Kota AKBP Heru Antariksa Cahya SIK MH, secara khusus memberikan langsung penghargaan itu, di sela prosesi upacara puncak peringatan Hari Bhayangkara Ke-80, yang digelar di Lapangan Upacara Mapolres Tegal Kota, Rabu (1/7).

Penghargaan serupa juga diberikan kepada Juara Pertama Poster AI, berjudul ''Smart Gen Z – Safe City", karya pelajar SMAN 1 Kota Tegal, Fadhlan Abdil Pandyapradipta.

Baca Juga: Industri AMDK Hijau Dipercepat, Ahmad Luthfi Prioritaskan Konservasi Air

Para juara menerima piagam penghargaan, plakat, dan uang pembinaan atas karya kreatif yang berhasil menyisihkan ratusan peserta lainnya.

Seluruh karya peserta melalui proses penilaian oleh dewan juri yang terdiri dari unsur internal Polri, praktisi desain visual, dan akademisi guna menjamin objektivitas hasil seleksi.

Membangun Kedekatan

AKBP Heru Antariksa mengatakan, lomba berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) tersebut, telah menjadi bagian dari komitmen Polri dalam membangun kedekatan dengan generasi muda melalui ruang-ruang kreatif yang relevan dengan perkembangan teknologi.

"Kami ingin generasi muda memanfaatkan teknologi, termasuk AI, bukan sekadar untuk hiburan. Tetapi juga sebagai media edukasi dan menyebarkan pesan-pesan positif. Polri hadir untuk memberi ruang agar kreativitas mereka terus berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat," terang AKBP Heru.

Pihaknya juga menilai, karya-karya yang dihasilkan para peserta menunjukkan tingginya kepedulian pelajar terhadap berbagai isu sosial.

Mulai dari bahaya penyebaran hoaks, literasi digital, hingga pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar.

"Kami juga berharap generasi muda tidak hanya unggul dalam teknologi. Tetapi dapat tumbuh sebagai pelopor yang peduli terhadap keamanan, ketertiban, dan kemajuan Kota Tegal," ucap Kapolres Tegal Kota.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait