TeaterQi Suguhkan Fragmen Penuh Makna di HUT Puskapik

TeaterQi tampilkan fragmen “Bangun Pagi Bahagia” dalam HUT ke-13 Puskapik.com. Pertunjukan mengangkat persahabatan, kehidupan, dan semangat meraih kebahagiaan.
TEGAL, puskapik.com - Penampilan teatrikal puisi dari TeaterQi menjadi salah satu sorotan dalam tasyakuran HUT ke-13 puskapik.com yang digelar di pelataran Gedung Lama DPRD Kota Tegal, Senin malam 24 Agustus 2026.
Pentas bertajuk Fragmen Bangun Pagi Bahagia itu sukses memikat perhatian penonton.
Suasana pun berganti dinamis, mulai dari gelak tawa, keheningan penuh makna hingga tepuk tangan meriah yang mengiringi setiap adegan.
Karya tersebut dibawakan oleh seniman Tegal, yakni Rudi Iteng, Faozan Suwage, Olis Tegal dan Ida Fitri.
Baca Juga: Camat Watukumpul Pemalang Tegas Larang Jual Beli Suara di Pilkades Serentak
Sementara itu, sang sutradara Rias Viri turut mengawal jalannya pertunjukan dari sisi panggung bersama tim artistik dan musik, Windra Paul serta Satrio, yang mengatur tempo alunan musik pengiring.
Ditemui usai pentas, Pembina TeaterQi, Rudi Iteng, menjelaskan bahwa pertunjukan tersebut mengangkat kisah persahabatan tiga tokoh, yakni Bas, Frank dan Bob.
Ketiganya dipertemukan oleh latar belakang kehidupan yang berbeda dan persoalan keluarga masing-masing.
Baca Juga: Respons Keluhan Air di Banjarmulya, PDAM Pemalang Terjunkan Tim Teknik
"Ini tentang tiga anak manusia yang dipertemukan di jalanan, lalu membangun persahabatan untuk menaklukkan kehidupan," ujar Rudi.
Dalam perjalanannya, ketiganya menghadapi berbagai dinamika, mulai dari persoalan pekerjaan, pencarian jati diri hingga kisah asmara.
Perbedaan karakter kerap memicu konflik, namun mereka memiliki cara unik untuk menyelesaikannya.
Menurut Rudi, pesan utama dari fragmen tersebut adalah menjaga semangat hidup agar tetap menyala, hingga impian untuk 'bangun pagi bahagia' dapat terwujud.
Selain itu, Rudi juga mengapresiasi puskapik.com yang memberikan ruang bagi seni budaya dalam perayaan HUT ke-13.
Pria berkepala plontos ini berharap, media dapat terus berperan dalam mengangkat dan mendokumentasikan karya seni sebagai arsip berharga di masa mendatang.


