
Harga Gadget Diprediksi Makin Mahal pada 2026, Ini Penyebabnya
Selasa, 23 Desember 2025 | 12.22
puskapik.com - Memasuki Tahun 2026, konsumen di perkirakan harus mulai bersiap menghadapi kenaikan harga gadget, terutama untuk perangkat yang paling sering digunakan sehari-hari seperti smartphone, l...
puskapik.com - Memasuki Tahun 2026, konsumen di perkirakan harus mulai bersiap menghadapi kenaikan harga gadget, terutama untuk perangkat yang paling sering digunakan sehari-hari seperti smartphone, laptop, hingga aksesori pendukung seperti TWS dan power bank.
Tak sedikit orang yang mulai bertanya-tanya, kenapa harga HP sekarang terasa makin mahal?
Jawabannya sebenarnya cukup sederhana, teknologi yang di buat pada gadget berkembang sangat cepat, dan itu membuat biaya produksinya ikut naik.
Smartphone yang dulu hanya dipakai untuk komunikasi, kini sudah menjadi perangkat serba bisa.
Mulai dari main game berat, edit foto dan video, sampai menjalankan fitur berbasis kecerdasan buatan atau AI, semuanya di kerjakan oleh satu perangkat.
Di balik itu, ada komponen mahal yang bekerja tanpa terlihat. Salah satu faktor terbesar datang dari chipset, yang bisa di ibaratkan sebagai otak utama sebuah gadget.
Saat ini, produsen sudah menggunakan teknologi pembuatannya jauh lebih canggih, seperti 3nm bahkan 2nm.
Teknologi ini membuat performa perangkat lebih cepat dan baterai lebih hemat, tetapi proses pembuatannya jauh lebih rumit dan mahal di banding generasi sebelumnya.
Belum lagi harga bahan baku seperti silikon, tembaga, dan logam tanah jarang (LTJ) yang terus mengalami kenaikan.
Kondisi geopolitik global dan tingginya kebutuhan industri teknologi membuat pasokan bahan-bahan ini semakin mahal, dan akhirnya berdampak ke harga jual gadget di pasaran.
Dampaknya paling terasa di kelas menengah. HP yang sebelumnya di jual dengan kisaran Rp3 jutaan, berpotensi naik ke angka Rp3,5 hingga Rp4 jutaan pada 2026.
Terutama untuk perangkat yang sudah di bekali layar AMOLED, kamera beresolusi tinggi, serta dukungan jaringan 5G.
Sementara itu, segmen flagship juga tak luput dari penyesuaian harga. Smartphone kelas atas di prediksi bisa menembus harga di atas Rp20 jutaan, seiring dengan hadirnya teknologi AI yang semakin kompleks, kamera berbasis komputasi, serta penggunaan material bodi yang lebih premium.
Bukan hanya smartphone, aksesori gadget seperti TWS, smartwatch, dan power bank juga ikut terdampak. Fitur tambahan seperti sensor kesehatan yang lebih akurat, daya tahan baterai yang di tingkatkan, hingga integrasi antar perangkat membuat harga aksesori perlahan ikut naik.
Meski begitu, konsumen masih punya banyak cara untuk tetap berhemat. Mulai dari memilih gadget sesuai kebutuhan, memanfaatkan promo besar dan program tukar tambah, hingga mempertimbangkan perangkat generasi sebelumnya yang performanya masih sangat layak di gunakan.
Pada akhirnya, kenaikan harga gadget di 2026 bisa di bilang sebagai bagian dari perkembangan industri teknologi. Harga memang naik, tetapi pengguna juga mendapatkan perangkat yang lebih cepat, lebih awet, dan bisa di gunakan dalam jangka waktu lebih panjang.***
Artikel Terkait

Berawal Dari Pinggir Jalan, Pak Suwarti Rintis Usaha Burung Hias di Kota Tegal
Jumat, 2 Januari 2026

Kios Pakan Hewan di Tegal Ini Fasilitasi Informasi Konsumen
Kamis, 1 Januari 2026

Sambut Tahun 2026, Ikan Hias Laris Manis, Glofish Paling Diminati
Rabu, 31 Desember 2025

Harga Cabai di Pasar Pagi Tegal Lagi Murah Meriah
Kamis, 25 Desember 2025