Dua Pendaki asal Magelang Dilaporkan Hilang di Gunung Slamet Via Dipajaya
Selasa, 30 Desember 2025 | 17.51

PEMALANG, puskapik.com – Dua pendaki asal Magelang dikabarkan hilang saat pendakian tektok di Gunung Slamet via Pos Dipajaya Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. Keduanya ialah Him...
PEMALANG, puskapik.com – Dua pendaki asal Magelang dikabarkan hilang saat pendakian tektok di Gunung Slamet via Pos Dipajaya Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.
Keduanya ialah Himawan Choidar Bahran asal Desa Jambewangi, Kecamatan Serang, Magelang dan Syafiq Ridhan Ali Razan asal Desa Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Magelang.
Himawan dan Syafiq diketahui melakukan pendakian tektok Gunung Slamet via Dipajaya sejak Sabtu 27 Desember 2025 pukul 23.00 WIB. Mustinya mereka turun pada Minggu 28 Desember 2025.
Namun hingga Senin, mereka belum juga pulang ke Basecamp Pendakian Gunung Slamet Via Dipajaya. Petugas basecamp kemudian memutuskan untuk melakukan pencarian terhadap Himawan dan Syafiq.
Saat dikonfirmasi puskapik.com, Selasa 30 Desember 2025, Kepala Desa Clekatakan, Sutrisno, mengatakan, saat ini petugas sudah berhasil menemukan Himawan Choidar Bahran.
"Semalam tim porter sudah naik ke atas, dan menemukan Himawan Choidar Bahran, ketemu di Pos 5. Mereka terpisah. Dia nunggu Syafiq di Pos 5." jelas Sutrisno saat dihubungi via telepon Selasa pagi.
"Sudah ditanya, terpisahnya waktu turun, faktor kabut yang tebal. Katanya Syafiq masih di belakang, masih nungguin. Makanya ini tim naik lagi." imbuhnya.
Sutrisno memastikan kondisi fisik Himawan saat ditemukan dalam keadaan baik dan aman. Sementara itu, pencarian terhadap Syafiq masih terus dilakukan oleh tim basecamp.
Memasuki libur Natal dan Tahun Baru, Sutrisno menyebut aktivitas pendakian di Gunung Slamet memang sedang meningkat tajam, dari berbagai jalur.
Dia pun menyampaikan keyakinannya bahwa Syafiq masih berada di kawasan pendakian dan berpeluang besar segera ditemukan.
"Karena posisinya lagi rame sekali, bisa juga dia ketemu temannya terus naik lagi, kadang seperti itu. Tapi kita masih terus pantau. Ini semua petugas basecamp sedang naik lagi." terangnya.
Hingga kini, pengelola Basecamp Pendakian Gunung Slamet Via Dipajaya dan pemerintah desa belum memutuskan melibatkan tim SAR dari luar untuk pencarian berskala besar.
Koordinasi masih dilakukan secara internal, sembari memantau kondisi di lapangan dan perkembangan dari tim yang sedang bergerak.



