Ambisi Batang Menuju Kota Berkelas Dunia, Jalin Ikatan 'Saudara Kembar' dengan Zhijiang Tiongkok

Batang jajaki kerja sama Sister City dengan Zhijiang, Tiongkok, fokus industri hijau, SDM, UMKM, dan pariwisata guna dorong investasi dan daya saing global.
BATANG, puskapik.com - Kabupaten Batang kini tengah merajut mimpi besar di panggung internasional. Bukan sekadar wacana, langkah nyata sedang diambil untuk menjalin ikatan "saudara kembar" atau Sister City dengan Kota Zhijiang (Sijang), Tiongkok.
Kerja sama ini diharapkan menjadi katalisator bagi Batang untuk bertransformasi dari sekadar wilayah transit menjadi pusat industri global yang tetap membumi.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Batang Bagus Pambudi menjelaskan, bahwa kerja sama ini lahir dari kemiripan "nadi" kehidupan kedua wilayah.
Baca Juga: Mandiri Secara Ekonomi, Desa di Batang Akan Terima Bagi Hasil 20 Persen dari KDMP
Jika Batang memiliki garis pantai utara yang strategis, Zhijiang dibelah oleh kemegahan Sungai Yangtze yang menjadi jalur utama kapal pesiar dan logistik menuju Shanghai.
“Perjalanan menuju Sister City ini telah melewati proses administrasi yang panjang dan ketat. Setelah mendapatkan restu dari Kemendagri, prosesi penandatanganan Letter of Intent (LoI) telah dilakukan di Zhijiang pada Januari lalu oleh Bupati Batang M Faiz Kurniawan dan Walikota Zhijiang,” katanya saat ditemui di Kantornya, Selasa (5/5/2026).
Saat ini, Bupati tengah mengajukan persetujuan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kepada Mendagri sebagai dokumen final yang lebih mengikat.
Baca Juga: Jembatan Garuda Dibangun, Ekonomi Warga Tambahrejo Batang Makin Melesat
Dukungan politik di tingkat daerah pun sudah bulat. DPRD Batang melalui Komisi 1 telah memberikan persetujuan paripurna terhadap rencana kerja sama yang diproyeksikan berjalan selama lima tahun ke depan ini.
Kerja sama ini tidak dirancang searah, melainkan mengusung prinsip win-win solution. Ada empat sektor utama yang menjadi fokus pengembangan:


