Bupati Batang Faiz Sidak Penataan Alun-alun Bandar, Ini Hasilnya

Kamis, 18 Juni 2026 | 12.19
Bupati Batang M Faiz Kurniawan
Bupati Batang M Faiz Kurniawan (tengah), melakukan sidak pembangunan trotoar Alun-alun Bandar, Kabupaten Batang.

Bupati Batang M Faiz Kurniawan meninjau Alun-alun Bandar yang merupakan bagian dari desain besar pengembangan RTH Kabupaten Batang sebagai ruang publik

BATANG, puskapik.com - Bupati Batang M Faiz Kurniawan meninjau penataan kawasan Alun-alun Bandar, Rabu 17 Juni 2026.

Alun-alun Bandar merupakan bagian dari desain besar pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kabupaten Batang secara bertahap.

“Pembangunan RTH Bandar telah diselesaikan pada tahun sebelumnya dan saat ini telah dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sebagai ruang publik untuk berolahraga maupun beraktivitas sosial,"ujar Bupati Faiz.

Baca Juga: Cegah TPPO, FISIP Undip Edukasi Berbasis Komunitas di Pemalang

Dalam kegiatan ini, Bupati Faiz memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

"Desain komprehensif untuk kawasan ini sudah kami siapkan. Tahun lalu fokusnya menyelesaikan RTH dan sekarang masyarakat sudah memanfaatkannya dengan sangat baik," jelasnya.

Pada tahun ini, lanjut Bupati Faiz, pemerintah daerah memfokuskan pembangunan pada penyelesaian trotoar sebagai akses pejalan kaki.

"Selain meningkatkan fungsi mobilitas warga, pembangunan trotoar juga diharapkan mampu memperkuat estetika kawasan RTH. Trotoar itu menjadi bagian penting untuk mendukung kenyamanan masyarakat sekaligus mempercantik kawasan RTH Bandar,” tegasnya.

Tak hanya itu, Pemkab Batang juga telah menyiapkan rencana lanjutan berupa pembangunan area foodcourt yang akan ditempatkan di sisi kawasan RTH.

Pembangunan tersebut direncanakan mulai direalisasikan pada tahun depan atau melalui mekanisme anggaran perubahan apabila memungkinkan.

Pengembangan Ruang Publik

Bupati Faiz menegaskan penataan kawasan Bandar diharapkan menjadi model baru pengembangan ruang publik di Kabupaten Batang.

Setiap fungsi kawasan nantinya akan ditata secara terintegrasi, mulai dari RTH, area kuliner, hingga jalur pejalan kaki.

"Kami ingin ini menjadi standar baru ruang publik di Batang. Ada area hijau, area kuliner, dan area pejalan kaki yang tertata dengan baik, sehingga tidak saling mengganggu fungsi masing-masing,” tandasnya.

Baca Juga: Jangan Remehkan Radiator Bocor, Ini Dampaknya ke Performa Mesin

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait