Tak Tega Lihat Kera Keleleran, Ini Kisah Pemberi Makan Monyet di Cagar Alam Kecubung Batang

Selasa, 23 Juni 2026 | 20.39
Pemberi makan kera di Cagar Alam Batang
Pemberi makan kera di Cagar Alam Batang

kawasan hutan lindung yang berada di dalam hutan jati Alas Roban banyak yang beralih fungsi mengakibatkan banyak monyet kelaparan dan berada di pinggir jalan

BATANG, puskapik.com - Kabupaten Batang memiliki Cagar Alam Ulolanang Kecubung.

Kawasan konservasi ini memiliki luas 69,7 hektare di Dusun Kecubung, Desa Gondang, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang.

Kawasan hutan hujan tropika dataran rendah di ketinggian 165 mdpl itu berfungsi sebagai paru-paru daerah serta habitat penting bagi flora langka dan satwa liar yang dilindungi.

Baca Juga: Layanan MBG Terhenti saat Libur Sekolah, Wabup Batang Akan Undang Koordinator Wilayah SPPG

Cagar alam itu memiliki daya tarik dan karakteristik keanekaragaman hayati. Menjadi habitat alami bagi flora langka seperti pohon Pelahlar yang menjulang tinggi dan berbagai jenis tumbuhan.

Selain itu habitat perlindungan satwa endemik langka seperti Lutung Jawa dan kera atau monyet hutan.

Namun seiring perkembangan kawasan hutan lindung yang berada di dalam hutan jati Alas Roban banyak yang beralih fungsi yang mengakibatkan banyak monyet kelaparan.

Di Tepi Jalan Sibah-Gondang

Hal ini terbukti ratusan kera setiap hari keluar hutan lindung. Kawanan kera itu banyak dijumpai di tepi jalan raya Sibah- Gondang.

"Saya terpanggil untuk memberikan pakan monyet itu. Kawanan binatang itu kelaparan karena di dalam hutan sudah sulit mencari pakan,"ujar Kusdianto, umur 61 tahun saat ditemui puskapik.com seusai memberi pakan berupa pisang di hutan jati Gondang, Kamis 18 Juni 2026.

Kusdianto sudah enam tahun setiap hari memberikan pakan kepada ratusan kera.

Baca Juga: Harga Sayur di Pasar Pemalang Diombang-ambing MBG, Pedagang Kecil Terhimpit

Setiap pagi, dia pergi ke Pasar Subah untuk membeli pisang kemudian dimasukkan dalam keranjang.

Yang unik, Kusdianto punya cara untuk memanggil monyet-monyet itu.

"Auuuuuuuuu, auuuuuuuu, auuuuu," teriaknya saat memanggil kera.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait