600 Pedagang Akan Ikuti Pemilihan Ketua Paguyuban Pasar Seng Makmur Bumiayu

Selasa, 14 Juli 2026 | 07.37
Dua calon Ketua Paguyuban Pasar Seng Makmur Bumiayu.
Dua calon Ketua Paguyuban Pasar Seng Makmur Bumiayu.

Sebanyak 600 pedagang Pasar Seng Makmur Bumiayu akan memilih ketua paguyuban periode 2026–2031. Dua calon bersaing dalam pemilihan yang digelar Rabu.

BREBES, puskapik.com – Sebanyak 600 pedagang Pasar Seng Makmur Bumiayu akan mengikuti pemilihan Ketua Paguyuban Pedagang periode 2026–2031 yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 15 Juli 2026.

Dua calon yang akan bersaing dalam pemilihan tersebut yakni calon nomor urut 1 Ibnu Salim Mustofa SE dan Ustad Muhammad Said calon nomor urut 2. Kedua pedagang sembako itu akan memperebutkan dukungan pedagang untuk memimpin paguyuban selama lima tahun ke depan.

Ketua Panitia Pemilihan, Dwi Saputro, mengatakan, seluruh tahapan pemilihan telah rampung, termasuk persiapan logistik seperti surat suara. Saat ini panitia tinggal mempersiapkan pelaksanaan pemungutan suara.

Baca Juga: Taj Yasin Perluas Kerja Sama Jateng-Malaka, Gandeng Pesantren untuk Pertukaran Santri dan Guru

Pemungutan suara akan dimulai pukul 07.00 WIB. Sesuai kesepakatan para pedagang, panitia menerapkan sistem jemput bola dengan mendatangi langsung los dan lapak.

"Jadi pedagang tidak perlu meninggalkan tempat jualannya. Petugas yang akan berkeliling. Model pemilihan ini juga merupakan kesepakatan para pedagang," kata Dwi.

Dwi menjelaskan, model pemilihan yang dibuat menyerupai pemilu tersebut merupakan keinginan para pedagang. Tahapan pemilihan telah dimulai sejak awal Juni 2026 dengan sosialisasi dan pendaftaran bakal calon pada 1–29 Juni.

Baca Juga: PSSI Pemalang Dorong Pembentukan Yayasan PSIP, DPRD Nyatakan Dukungan

Dari tiga orang yang mendaftar, satu calon mengundurkan diri sehingga pada 30 Juni panitia menetapkan dua calon yang berhak mengikuti pemilihan.

Selanjutnya, kedua calon diberi kesempatan menyampaikan visi dan misi sekaligus bersosialisasi kepada pedagang pada 1–10 Juli. Kampanye terakhir digelar pada 13 Juli, sedangkan 14 Juli menjadi masa tenang sebelum pemungutan suara.

Menurut Dwi, kedua calon memiliki visi yang hampir sama, yakni menghidupkan kembali kegiatan paguyuban, memperkuat kerja sama dengan pengelola pasar, menjembatani aspirasi pedagang, serta mengawal kelanjutan pembangunan Pasar Seng Makmur Bumiayu.

Selama ini, paguyuban juga aktif menggelar berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, seperti salat Dzuhur berjamaah dan penghimpunan santunan bagi anak yatim piatu. **

Artikel Terkait