Banjir Sungai Keruh Bumiayu Berulang, Sejumlah Tokoh Buka Suara: Butuh Solusi Konkret

Selasa, 3 Februari 2026 | 21.54
Banjir Sungai Keruh
Sejumlah tokoh masyarakat menilai penanganan banjir tidak bisa lagi dilakukan secara terpisah-pisah

Sejumlah tokoh masyarakat menilai penanganan banjir tidak bisa lagi dilakukan secara terpisah-pisah, sejumlah tokoh menginginkan solusi konkret

BREBES, puskapik.com – Sungai Keruh di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, kembali banjir, Selasa sore (3/2/2026). Luapannya masuk ke Desa Penggarutan dan Adisana.

Kejadian ini menandakan ancaman banjir belum usai. Dalam tiga bulan terakhir, Sungai Keruh banjir besar pada November 2025 dan Januari 2026 yang merusak rumah, jalan dan sawah di empat desa terdampak, yakni Penggarutan, Adisana, Dukuhturi, dan Kalierang.

Saat ini, pemerintah setempat baru melakukan penanganan darurat, seperti penyodetan sungai agar aliran air tidak mengarah ke permukiman warga.

Baca Juga: Nahas, Niat Menolong Rekan, Pria Asal Banjarnegara Terseret Arus Sungai di Pekalongan

Namun, langkah sementara itu dinilai belum cukup untuk mengatasi risiko jangka panjang. Banjir sore tadi menjadi bukti bahwa ancaman tetap nyata.

Sejumlah tokoh masyarakat menilai penanganan banjir tidak bisa lagi dilakukan secara terpisah-pisah. Tokoh masyarakat Bumiayu, Abdul Karim Nagib, menegaskan, banjir yang terus berulang harus diselesaikan dari akar persoalan, khususnya di wilayah hulu Sungai Keruh.

“Akar masalah di hulu adalah hilangnya pepohonan hutan yang berfungsi menahan laju air hujan,” ujarnya.

Menurut Karim, berkurangnya tutupan vegetasi membuat air hujan langsung mengalir ke sungai tanpa daya serap yang cukup. Karena itu, reboisasi atau penanaman kembali pohon perlu dilakukan secara masif dan berkelanjutan.

Namun, upaya tersebut dinilai tidak akan efektif tanpa disertai penegakan hukum yang tegas. Selama ini, kata Karim, berbagai aksi penanaman pohon oleh relawan lingkungan kerap berakhir sia-sia karena dirusak oleh oknum-oknum tertentu.

Baca Juga: OKC 2026, Wakapolres Tegal Kota Tekankan Anggota Polri yang Humanis, Sopan dan Profesional

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait