Forkompinca Paguyangan Brebes Rakor Tangani Jalan Rawan Longsor Kaligua, Ini Hasilnya

Forkompinca Paguyangan rakor tangani jalan rawan longsor Kaligua; disepakati kerja bakti jangka pendek dan penanganan terpadu jangka panjang di titik rawan.
BREBES, puskapik.com – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompinca) Paguyangan menggelar rapat koordinasi (rakor) penanganan jalan rawan longsor di ruas Paguyangan–Kaligua, Senin, 27 April 2026.
Rakor yang berlangsung di Aula Kecamatan Paguyangan itu melibatkan UPTD Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Wilayah Bumiayu serta sejumlah pihak terkait.
Fokus pembahasan mengarah pada titik-titik rawan longsor yang selama ini kerap terjadi, terutama di kawasan Kaligua meliputi Desa Pandansari, Cipetung, Cilibur hingga Ragatunjung.
Camat Paguyangan, Koko Kusnanto, mengatakan rakor dilakukan untuk memperkuat koordinasi sekaligus mempercepat penanganan di lapangan.
“Ini sebagai langkah pengawasan dan tindak lanjut penanganan bencana di wilayah kami,” ujarnya.
Dari hasil rakor tersebut, disepakati penanganan akan dilakukan dalam dua tahap. Untuk jangka pendek, pembersihan material longsor di wilayah Sijampang akan segera dilakukan melalui kerja bakti.
Baca Juga: Gubernur Luthfi Warning BUMD: Harus Kreatif dan Inovatif Hasilkan PAD
Sementara untuk jangka panjang, penanganan difokuskan pada pendataan titik rawan longsor, pembersihan semak belukar, normalisasi talud, serta penebangan pohon di tepi jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Kepala UPTD DPU Wilayah Bumiayu, Sri Hartanti, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti hasil rakor tersebut.“Kami siap berkoordinasi dan melaksanakan penanganan sesuai hasil rakor serta kewenangan kami,” ujarnya.
Rakor ini juga dihadiri unsur TNI-Polri, Perhutani, kepala desa terdampak, pihak swasta, hingga relawan.
Melalui sinergi tersebut, penanganan jalan Paguyangan–Kaligua diharapkan bisa lebih cepat dilakukan sehingga risiko longsor dapat diminimalkan, terutama saat musim hujan. **



