GBF 2026 Resmi Dibuka, Wabup Brebes Wurja: Bumiayu Paling Meriah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 18.22
Pembukaan Gebyar Bumiayu Fair 2026 di Lapangan Asri Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Pembukaan Gebyar Bumiayu Fair 2026 di Lapangan Asri Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Gebyar Bumiayu Fair 2026 resmi dibuka di Lapangan Asri Bumiayu, Brebes. Sebanyak 165 stan terlibat dan gelaran berlangsung hingga 12 September 2026.

BREBES, puskapik.com – Gebyar Bumiayu Fair (GBF) 2026 resmi digelar di Lapangan Asri Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jumat (28/8/2026). Rangkaian pembukaan ditandai pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Brebes Wurja.

Wurja hadir didampingi Ketua Kadin Brebes Indra Kusuma. Usai pengguntingan pita, keduanya berjalan menuju panggung utama dengan diiringi tarian cucuk lampah. Prosesi pembukaan juga dimeriahkan penampilan marching band dan pentas seni.

Pesta rakyat yang menjadi salah satu agenda tahunan masyarakat Brebes Selatan itu akan berlangsung hingga 12 September 2026.

Baca Juga: Maksimalkan Potensi Zakat, Baznas Kabupaten Tegal Kukuhkan UPZ KUA

Ketua Panitia GBF 2026, Edi Riyanto mengatakan, sekitar 165 stan terlibat dalam gelaran tahun ini. Stan tersebut terdiri atas wahana permainan, pedagang, pelaku usaha, serta OPD dan instansi pemerintah.

Menurut Edi, GBF tidak hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga ruang informasi dan promosi bagi masyarakat serta pelaku usaha.“GBF ini akan menjadi wahana informasi, promosi dan hiburan masyarakat,” kata Edi.

Panitia juga memberikan ruang bagi pelajar dan komunitas untuk menampilkan kreativitas melalui pentas seni yang digelar setiap sore hingga menjelang hiburan di panggung utama.

Baca Juga: Minim Fasilitas Disabilitas, Perpustakaan Kabupaten Tegal Mulai Berbenah

Wakil Bupati Brebes Wurja mengapresiasi panitia dan masyarakat yang kembali menghadirkan GBF. Menurutnya, kegiatan tersebut telah menjadi ruang yang hidup untuk menampilkan karya budaya sekaligus semangat masyarakat.“Ini selalu menjadi ruang yang hidup. Ada karya budaya dan ada semangat masyarakat,” kata Wurja.

Ia juga mendorong GBF menjadi kesempatan bagi pelaku usaha memperkenalkan produk, memperluas pasar dan membangun jejaring. Masyarakat pun diajak membeli serta mendukung produk lokal.“Belanja produk lokal dan dukung usaha masyarakat,” ujarnya.

Wurja menyebut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini berlangsung meriah di seluruh kecamatan. Namun, ia menilai Bumiayu menjadi salah satu yang paling menonjol.“Tahun 2026 ini peringatan HUT RI di semua kecamatan meriah. Paling meriah di Bumiayu. Ini luar biasa. Masyarakat kompak,” katanya.

Baca Juga: Watu Jaran, Situs Tua di Brebes yang Masih Menyimpan Tanya

Ia berharap GBF berjalan lancar dan semakin meriah pada tahun-tahun mendatang. Wurja juga mengingatkan masyarakat dan panitia menjaga keamanan selama kegiatan.“Jaga keamanan. Tunjukkan Bumiayu mampu menjadi tuan rumah yang membanggakan,” pesannya.

Rangkaian seremoni pembukaan kemudian ditutup dengan pemukulan kentongan oleh Wurja di panggung utama. Pemukulan kentongan tersebut menjadi simbol dimulainya pelaksanaan GBF 2026 yang akan berlangsung hingga 12 September mendatang.**

Artikel Terkait