Interior Museum Purbakala Situs Buton di Brebes Mulai Ditata, Disiapkan Jadi Pusat Edukasi

Minggu, 4 Januari 2026 | 18.57
Interior Museum Purbakala Situs Buton di Brebes Mulai Ditata, Disiapkan Jadi Pusat Edukasi

Interior Museum Purbakala Situs Buton Brebes mulai ditata untuk menyimpan dan memamerkan fosil purbakala sebagai pusat edukasi sejarah.

BREBES, puskapik.com - Penataan Interior Museum Purbakala Situs Buton di Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, mulai dilakukan.

Museum ini dipersiapkan sebagai tempat penyimpanan sekaligus pameran fosil purbakala dan artefak dari kawasan Situs Bumiayu.

Dari pantauan di lokasi, bangunan utama Museum Purbakala Situs Buton berbentuk oval dengan ukuran 15x15 meter.

Di bagian depan museum terpasang papan nama “Museum Purbakala Situs Buton”, serta dilengkapi taman sederhana di area sekitarnya.

Sementara itu, penataan interior dilakukan dengan menempatkan sejumlah perlengkapan pameran di ruang utama museum.

Beberapa lemari vitrin atau kotak kaca pamer telah terpasang dan dilengkapi alas berwarna merah, yang disiapkan untuk menampilkan fosil purbakala serta artefak hasil temuan dari kawasan Situs Bumiayu.

Penataan interior juga meliputi rak display serta lemari penyimpanan koleksi. Selain itu juga pemasangan lampu sorot di dinding untuk mendukung pencahayaan koleksi saat dipamerkan.

Sekretaris Desa Galuhtimur, Muhajir, menjelaskan bahwa penataan interior museum dilakukan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes, mulai Jumat 2 Januari 2026."Para pelestari fosil dari Desa Galuhtimur juga ikut membantu penataan interior museum tersebut," kata Muhajir.

Museum Purbakala Situs Buton dibangun oleh Pemkab Brebes sebagai pusat penyimpanan sekaligus ruang edukasi atas berbagai temuan fosil dan artefak purbakala dari kawasan Situs Bumiayu dan sekitarnya. Desa Galuhtimur dipilih menjadi lokasi karena menjadi salah satu lokasi di temukannya berbagai fosil hewan purbakala.

Berdasarkan informasi, Museum Purbakala Situs Buton ini rencananya akan dioperasikan tahun ini.

Museum ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran sejarah dan purbakala bagi pelajar maupun masyarakat umum, sekaligus mendukung pengembangan wisata edukatif di wilayah Brebes selatan. **

Artikel Terkait