Jaga Rimba Indonesia Gelar Tiga Aksi Pelestarian Lingkungan di Lereng Gunung Slamet

Jaga Rimba Indonesia memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan diskusi, pembagian 1.000 bibit pohon buah dan webinar lingkungan di Sirampog, Brebes
BREBES, puskapik.com – Jaga Rimba Indonesia menggelar tiga aksi pelestarian lingkungan di lereng barat Gunung Slamet, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 5-7 Juni 2026, itu meliputi diskusi lingkungan, pembagian 1.000 bibit pohon buah kepada petani, serta webinar tentang pengelolaan sampah.
Aksi pertama diawali dengan diskusi bertajuk Tuhan, Semesta, dan Manusia: Jejak Cinta di Bumi-Nya yang digelar di Aula Kecamatan Sirampog, Jumat (5/6/2026). Sebanyak 70 peserta yang terdiri atas pelajar dan aktivis lingkungan mengikuti kegiatan tersebut.
Baca Juga: Penataan Akses Jadi Kunci, Kota Tegal Perkuat Implementasi Reforma Agraria
Diskusi menghadirkan Dani Zakaria, pendiri Langkahmanusia.id, dan Hendri Lisdian, pendiri Lingkar Aksara. Keduanya mengajak peserta melihat persoalan lingkungan melalui pendekatan ekoteologi atau hubungan antara manusia, alam, dan nilai-nilai keagamaan.
Camat Sirampog yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi inisiatif Jaga Rimba Indonesia.
Pada akhir kegiatan, peserta bersama pemerintah kecamatan menandatangani komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Sirampog dan sekitarnya.
Aksi kedua dilakukan pada Sabtu (6/6/2026) melalui pembagian 1.000 bibit pohon buah kepada petani di wilayah Sirampog.
Baca Juga: Berawal dari Kecurigaan di Polsek Wiradesa Pekalongan, Dua Pengedar Sabu dan Alprazolam Ditangkap
Bibit yang dibagikan terdiri atas 300 bibit alpukat, 400 bibit mangga, dan 300 bibit nangka yang merupakan dukungan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Pemali Jratun.
Program tersebut diharapkan dapat mendukung upaya konservasi lahan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui hasil panen buah pada masa mendatang.
Penanaman pohon buah juga dinilai dapat membantu menjaga resapan air dan memperkuat kondisi lahan di kawasan lereng gunung.
Aksi ketiga berupa webinar nasional bertajuk Bumi Bukan Tempat Sampah: Pemuda Beraksi, Rimba Terlindungi yang digelar pada Minggu (7/6/2026). Kegiatan daring tersebut diikuti lebih dari 60 peserta dari berbagai daerah.
Webinar menghadirkan Andriyani dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes yang mengulas tantangan pengelolaan sampah di tengah meningkatnya persoalan lingkungan.
Ketua Jaga Rimba Indonesia, Diky Candra, mengatakan, seluruh kegiatan bertujuan untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap isu lingkungan yang semakin mendesak.


