Tujuh Kelas Terdampak Kebakaran, KBM SMA Negeri 1 Bantarkawung Tetap Berjalan

Senin, 7 September 2026 | 13.42
Sejumlah siswa SMA Negeri 1 Bantarkawung melintas di depan bangunan kelas yang hangus terbakar di Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Senin, 7 September 2026.
Sejumlah siswa SMA Negeri 1 Bantarkawung melintas di depan bangunan kelas yang hangus terbakar di Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Senin, 7 September 2026.

Kebakaran SMA Negeri 1 Bantarkawung merusak tujuh ruang kelas. KBM tetap berlangsung dengan memanfaatkan laboratorium, aula, dan masjid sekolah.

BREBES, puskapik.com – Kebakaran yang melanda SMA Negeri 1 Bantarkawung di Desa Pangebatan, Kecamatan Bantarkawung, Sabtu, 6 September 2026, berdampak pada tujuh ruang kelas. Enam di antaranya mengalami kerusakan parah.

Meski sejumlah ruang kelas terdampak, kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan. Sekolah memilih memanfaatkan bangunan yang masih dapat digunakan untuk menampung kegiatan pembelajaran.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Negeri 1 Bantarkawung, Widiyanto, mengatakan sekolah sempat mempertimbangkan sejumlah opsi untuk menjaga KBM tetap berlangsung. Di antaranya pembelajaran daring maupun penggunaan ruang kelas secara bergantian.

Baca Juga: Aspal Amblas dalam Sepekan, DPRD Kota Tegal Minta Proyek Dievaluasi

Namun, pembelajaran daring dinilai kurang efektif sehingga sekolah memilih memanfaatkan bangunan yang masih tersedia di lingkungan sekolah.“KBM tetap berjalan. Kita memanfaatkan bangunan yang ada, seperti laboratorium, aula hingga masjid sekolah,” kata Widiyanto, Senin, 7 September 2026.

Tujuh ruang yang terdampak merupakan kelas XI 1 hingga XI 7. Rata-rata setiap kelas dihuni sekitar 36 siswa.

Dengan kondisi tersebut, sekolah melakukan penyesuaian penggunaan ruang agar kegiatan pembelajaran tetap berlangsung tanpa menghentikan KBM.

Secara keseluruhan, jumlah siswa SMA Negeri 1 Bantarkawung mencapai sekitar 950 an siswa.

Sementara itu, penyebab kebakaran yang terjadi pada Sabtu sore tersebut masih dalam penyelidikan.