136 Anak Ramaikan Tradisi Khitan Massal Iduladha di Masjid Agung Kendal

Tradisi khitan massal Iduladha di Masjid Agung Kendal diikuti 136 anak dan terus dilestarikan sebagai bentuk kepedulian sosial warga.
KENDAL, puskapik.com – Momentum Hari Raya Iduladha di Kabupaten Kendal tidak hanya identik dengan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tradisi khitan massal yang rutin digelar di Masjid Agung Kendal.
Tradisi yang telah berlangsung sejak masa sebelum kemerdekaan Indonesia itu hingga kini masih dipertahankan oleh masyarakat dan takmir masjid.
Tahun ini, sebanyak 136 anak mengikuti khitan massal yang digelar di kompleks Masjid Agung Kendal. Sejak pagi, area masjid dipenuhi peserta bersama orang tua mereka yang datang untuk mengikuti prosesi khitan gratis tersebut.
Baca Juga: Bansos Kota Tegal Bakal Dirombak, Data Warga Disatukan
Khitan massal awalnya diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu di sekitar masjid. Namun dalam perkembangannya, kegiatan tersebut telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Kendal setiap perayaan Iduladha.
Koordinator tim medis khitan massal, dr. Budi Mulyono, menjelaskan peserta didominasi anak usia sekolah dasar. Sementara peserta termuda tercatat masih berusia enam tahun.
“Pelaksanaan khitan menggunakan metode manual dan laser. Setelah tindakan, peserta juga mendapatkan kontrol kesehatan hingga proses pemulihan,” jelasnya.
Baca Juga: Puluhan Santri Dijemput Orang Tua Usai Dugaan Kekerasan Seksual Gegerkan Ponpes di Pekalongan
Selain layanan kesehatan gratis, para peserta juga memperoleh bantuan perlengkapan berupa baju muslim, sarung, peci, serta uang saku dari para donatur.
Salah satu wali peserta, Roni, mengaku terbantu dengan adanya kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, khitan massal tidak hanya meringankan biaya keluarga, tetapi juga memberikan suasana berbeda bagi anak-anak karena dilakukan bersama-sama.
Takmir Masjid Agung Kendal berharap tradisi tahunan ini terus dilestarikan. Selain menjadi bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khitan massal juga diharapkan mampu menanamkan kedekatan anak-anak terhadap masjid dan nilai-nilai keagamaan sejak dini.


