Bandara Adi Soemarmo Bersolek, VIP Room Disiapkan Sambut Tamu Negara sampai Jamaah Haji

Kamis, 21 Mei 2026 | 15.17
puskapik

Pemprov Jateng bangun VIP Room baru di Lanud Adi Soemarmo Boyolali senilai Rp12,6 miliar untuk dukung layanan VVIP serta haji umrah.

BOYOLALI - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai membangun gedung VIP Room baru di Lanud TNI AU Adi Soemarmo, Boyolali, sebagai langkah memperkuat wajah dan pelayanan gerbang udara Jawa Tengah.

Gedung seluas 2.013 meter persegi itu diproyeksikan menjadi fasilitas representatif bagi tamu negara, pejabat VVIP, hingga layanan haji dan umrah internasional.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama Kepala Staf Angkatan Udara, Muhammad Tonny Harjono, melakukan groundbreaking pembangunan VIP Room Lanud Adi Soemarmo, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga: Viral Konvoi Pelajar SMP, Kapolres Pekalongan Sampaikan Pesan Menyentuh, Manfaatnya Apa?

Pembangunan gedung baru tersebut menjadi bagian dari upaya mempercantik sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas di salah satu pintu masuk utama Jawa Tengah melalui jalur udara.

Selama ini, kondisi VIP Room yang ada dinilai sudah tidak lagi memadai untuk mendukung pelayanan kenegaraan dan aktivitas penerbangan yang terus berkembang.

Gedung VIP Room baru akan dibangun lima kali lebih luas dibanding bangunan lama. Dari sebelumnya sekitar 400 meter persegi, kini diperluas menjadi 2.013 meter persegi dengan anggaran Rp 12,6 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2026. Proyek itu ditargetkan rampung pada Desember 2026.

Baca Juga: Cek, Ini Rincian Harga Emas UBS di Pegadaian Kamis 21 Mei 2026

Ahmad Luthfi mengatakan, keberadaan fasilitas representatif di bandara menjadi simbol kemajuan dan keramahan daerah. Terlebih, Jawa Tengah kini memiliki dua pintu masuk udara berstatus internasional, yakni melalui Solo dan Semarang.

“Ini bukan hanya kebanggaan Lanud Adi Soemarmo, tetapi juga simbol Provinsi Jawa Tengah. Tamu negara maupun tamu VVIP nantinya bisa diterima dengan lebih representatif di VIP Room ini,” kata Luthfi usai peletakan batu pertama.

Menurutnya, peningkatan fasilitas tersebut juga selaras dengan pengembangan Bandara Adi Soemarmo sebagai bandara internasional khusus haji dan umrah. Karena itu, kolaborasi antara Pemprov Jawa Tengah dan TNI AU dinilai penting untuk mendukung peningkatan layanan publik dan konektivitas wilayah.

Baca Juga: Update Harga Emas Antam, Hari Ini Kembali Naik Jadi Rp 2.800.000

“Ini akan menunjang layanan haji dan umrah serta memperkuat aktivitas penerbangan di Jawa Tengah. Mau tidak mau fasilitasnya harus ditingkatkan mengikuti perkembangan daerah,” ujarnya.

Selain menjadi gerbang udara strategis, Lanud dan Bandara Adi Soemarmo juga terhubung langsung dengan jaringan Tol Trans Jawa, sehingga dinilai memiliki posisi vital dalam mobilitas nasional maupun internasional.

Sementara itu, KSAU Muhammad Tonny Harjono menyampaikan, rencana pembangunan VIP Room sebenarnya telah diwacanakan sejak beberapa tahun lalu. Renovasi terakhir dilakukan pada 2016, sehingga diperlukan pembaruan fasilitas yang lebih modern dan representatif.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait