Bawa Poster Penolakan, Wali Murid Tolak Penggabungan SDN Plantaran 3 Kendal

Jumat, 3 Juli 2026 | 13.06
Aksi protes wali murid Jumat 03 Juli 2026 di SDN Plantaran 3. (edhot)
Aksi protes wali murid Jumat 03 Juli 2026 di SDN Plantaran 3. (edhot)

Emak-emak wali murid SDN Plantaran 3 Kendal menolak rencana penggabungan sekolah. Mereka khawatir dampaknya mengganggu psikologis, semangat belajar, dan prestasi siswa.

KENDAL, puskapik.com – Aksi protes dan penolakan rencana penggabungan SD Negeri Plantaran 3 dan SD Negeri Plantaran 2 Kecamatan Kaliwungu Selatan dilakukan emak-emak wali murid siswa, Jumat 03 juli 2026

Membawa poster penolakan, wali murid menyuarakan keresahan jika rencana penggabungan ini tetap dilakukan.

Keresahan yang paling ditakutkan adalah dampak psikologis anaknya, baik secara mental dan mempengaruhi prestasi yang sudah ada.

Baca Juga: Ratusan Massa Ratu Gelar Doa Bersama di DPRD Tegal, Dukung Kondusivitas dan Iklim Investasi

Penggabungan sekolah ini dikhawatirkan akan membawa dampak buruk kepada anak-anak, dan akan muncul tindakan perundungan yang dialami anaknya jikaa sampai pengabungan dilakukan dinas pendidikan.

“Yang menjadi perhatian kami adalah psikologis anak dan masa depan karena dengan penggabungan ini berdampak pada mental dan semangat anak kita dalam belajar. Belum lagi nantinya akan ada bully yang bisa menimpa anak-anak siswa karena sekolahnya digabung,” ungkap Nurul, salah satu wali murid SD Plantaran 3.

Baca Juga: Perempuan Pertama Pimpin DPC PKB Pemalang, Ajeng Triyani Siap Jawab Tantangan

Senada dengan Nurul, keresahan ibu-ibu wali murid terhadap perkembangan anak menjadi dasar utama penolakan penggabungan yang akan dilakukan.

Menurutnya, siswa yang sudah nyaman dengan kegiatan belajar mengajar menjadi bertanya tanya dengan nasib sekolahnya jika digabung dengan sekolah lain.

“Kita menolak dengan tegas penggabungan ini karena dampak yang sangat terasa nanti justru ke siswa atau murid. Mereka akan mengurangi semangat dan bisa menurunkan prestasi yang selama ini sudah disandang siswa SDN Plantaran 3,” ungkap Tia, salah satu wali murid.

Dalam aksi yang dilakukan di aula SD Negeri Plantaran 3 ini, wali murid membentangkan poster penolakan dan meminta pihak terkait mengusut adanya intimidasi dari sejumlah OPD.

Dalam dialog dengan Korwil Pendidikan kaliwungu Selatan, kepala Desa Plantaran dan Kepala Bakesbang Alfebian Yulando, penolakan yang dilakukan didasarkan dengan sekolah masih mempunyai siswa banyak.

Tidak hanya itu prestasi yang diraih SDN Plantaran 3 sudah sampai ke tingkat propinsi, sehingga tidak ada dasar yang jelas untuk digabungkan dengan SDN Plantaran 2 yang lokasinya bersebelahan.

Menanggapi aksi wali murid ini, Alfebian Yulando, Kepala Badan Kesatuan dan Kebangsaan (Bakesbang) Kendal menilaai penolakan wali murid ini mengacu pada masih banyaknya siswa di kedua sekolah, dan prestasi yang menggembirakan.

“Saya kesini diperintahkan bupati memastikan aspirasi dari wali murid ini didengar dan berjalan dengan baik tidak perlu turun ke jalan,:” katanya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait