Bupati Kendal Ajak Warga Karanganom Bersatu Atasi Sampah di Musim Hujan

Jumat, 30 Januari 2026 | 19.57
Bupati Kendal
Bupati kendal saat kegiatan Bersih Desa Tampung Aspirasi Warga (Bersatu Siaga) di Desa Karanganom, Kecamatan Weleri, Jumat (30/1/2026).. (foto:Edhot/puskapik.com)

"Kabupaten Kendal tengah berjuang menghadapi persoalan sampah yang semakin kompleks, terrlebih pada musim penghujan,"kata Bupati Dyah Kartika

KENDAL, puskapik.com – Persoalan sampah menjadi tantangan bersama yang membutuhkan penanganan secara kolaboratif, tidak hanya oleh pemerintah, tetapi juga dengan keterlibatan aktif masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, saat kegiatan Bersih Desa Tampung Aspirasi Warga (Bersatu Siaga) di Desa Karanganom, Kecamatan Weleri, Jumat (30/1/2026).

Bupati menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Kendal tengah berjuang menghadapi persoalan sampah yang semakin kompleks. Terlebih pada musim penghujan, sampah yang tidak terkelola dengan baik berpotensi menyumbat saluran air dan memicu terjadinya banjir.

Baca Juga: Atlet Bintang SEA Games Berbagi Ilmu di Coaching Clinic Forki Brebes

“Di musim hujan ini, saya berharap peran masyarakat untuk bergotong royong membersihkan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke saluran air,” ujar Bupati.

Menurutnya, Desa Karanganom memiliki potensi menjadi contoh dalam penyelesaian persoalan sampah secara bersama-sama. Ia menekankan pentingnya perubahan kebiasaan yang dimulai dari lingkungan rumah tangga.

“Tapi saya yakin, warga Karanganom bisa jadi contoh bagaimana masalah ini bisa diselesaikan bersama. Mulai dari rumah masing-masing, dari kebiasaan sederhana, seperti memilah sampah, mengurangi plastik, sampai ikut kerja bakti bersama,” katanya.

Bupati Kendal juga meminta agar kegiatan bersih-bersih desa tidak hanya dilakukan saat momentum Bersatu Siaga, melainkan menjadi agenda rutin di seluruh desa di Kabupaten Kendal.

“Saya minta seluruh desa rutin melaksanakan kegiatan bersih desa. Kepada camat agar melakukan monitoring pelaksanaannya di wilayah masing-masing dan melaporkan hasilnya setiap minggu sekali,” tegasnya.

Baca Juga: Ahmad Luthfi Pastikan Percepatan Penanganan Bencana Purbalingga

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait