Bupati Kendal Luncurkan Buku “Kaliwungu dalam Lintasan Ruang dan Waktu"

Sebuah buku berjudul Kaliwungu dalam Lintasan Ruang dan Waktu resmi diluncurkan di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Selasa (10/2/2026)
Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menilai buku Kaliwungu dalam Lintasan Ruang dan Waktu sebagai bentuk kontribusi nyata masyarakat dalam pembangunan daerah. Menurutnya, buku ini bukan sekadar dokumentasi, melainkan karya reflektif yang memperkaya khazanah pengetahuan lokal Kendal.
“Buku ini dapat menjadi arsip pengetahuan, referensi akademik dan kebijakan, sekaligus media penguatan identitas dan karakter masyarakat,” ujar Bupati yang akrab disapa Mbak Tika.
Ia menambahkan, buku tersebut juga berpotensi menjadi rujukan dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan daerah yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Kendal yang berkelanjutan, berkarakter, dan berakar pada nilai-nilai budaya lokal.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya literasi sejarah dan budaya sebagai fondasi pembangunan manusia dan kebudayaan. Ke depan, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, peneliti, penulis, budayawan, dan komunitas literasi dalam pengembangan sumber daya manusia melalui riset, penulisan, dan pendokumentasian sejarah lokal.
Baca Juga: Puluhan Polwan Polres Pekalongan Turun ke Dapur Umum, Bantu Korban Banjir
“Sinergi itu bisa diwujudkan melalui diskusi literasi, forum kebudayaan berkelanjutan, serta penguatan ekosistem penerbitan, arsip, dan dokumentasi kebudayaan daerah,” terangnya.
Ia berharap buku ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat untuk lebih mengenal sejarah, kebudayaan, dan dinamika sosial di Kabupaten Kendal. Peluncuran buku pun tidak hanya diisi seremoni, tetapi juga diskusi agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dapat disebarluaskan dan dibahas lebih lanjut.
Selain sebagai karya literasi, kegiatan ini diharapkan menghadirkan ruang edukasi dan dialog publik yang konstruktif antara penulis, akademisi, masyarakat, dan pemangku kepentingan, guna memperkuat identitas lokal serta kesadaran kolektif terhadap nilai-nilai kultural Kaliwungu. ***



