Inilah Penyebab Tanah Bergerak di Padasari Tegal

Tanah bergerak di Desa Padasari Tegal terus terjadi akibat hujan tinggi dan struktur batu cadas miring, merusak lebih dari 255 rumah warga.
SLAWI, puskapik.com - Tanah Bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah masih terus terjadi hingga Jumat 6 Februari 2026. Pergerakan tanah itu dampak dari intensitas hujan tinggi di wilayah tersebut. Namun, apa penyebab utama pergerakan tanah yang merusak ratusan rumah di Padasari?
Pergerakan Tanah di Desa Padasari bukan kali pertama. Tanah bergerak terjadi mulai terjadi sejak 1992. Pada saat itu, hanya beberapa rumah yang rusak. Kejadian tersebut terulang di tahun 2022 dengan kerusakan lebih dari puluhan rumah. Tahun 2026 ini, tanah bergerak paling parah dengan kerusakan rumah lebih dari 255 unit.
Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Kembali Meninjau Pengungsi Bencana Tanah Gerak di Tegal Bersama Wapres Gibran
Sementara itu, menurut Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tegal Muhammad Afifudin, tanah bergerak di Padasari sesuai hasil kajian BPBD Kabupaten Tegal disebabkan karena di bawah tanah Desa Padasari terdapat lempengan batu cadas. Lempengan batu itu miring ke arah sungai di Padasari. Saat hujan turun, tanah jenuh yang terisi air menjadi gembur. Tanah dalam tersebut terbawa air, sehingga tanah di atasnya bergeser dan patah-patah.
"Pergerakan tanah masih terus terjadi Pengamatan secara visual, setiap 5 menit ada bangunan yang bunyi, baik itu tembok atau atap bangunan. Sedangkan tanah amblas setiap 3 jam, amblas sekitar 50 centimeter," pungkasnya.


