Dikbar Panji Bangsa Kendal Digelar, Cetak Kader Militan dengan Orientasi Pelayanan Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 12.53
Pembukaan Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Panji Bangsa Kabupaten Kendal. (edhot)
Pembukaan Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Panji Bangsa Kabupaten Kendal. (edhot)

Sebanyak 200 kader mengikuti Dikbar Panji Bangsa Kendal untuk memperkuat kepemimpinan, ideologi, dan kepedulian sosial guna mencetak kader militan yang siap.

KENDAL, puskapik.com – Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Panji Bangsa Kabupaten Kendal menggelar Pendidikan Kader Badan Partai (Dikbar) sebagai upaya memperkuat kapasitas dan karakter kader agar mampu menjadi penggerak organisasi sekaligus pelayan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 13–14 Juni 2026 di Al-Muchsin Sport Arena, Pegandon, Kendal, diikuti sekitar 200 kader Panji Bangsa. Dikbar ini menjadi wadah pembinaan kader untuk memperkuat pemahaman organisasi, kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi berbagai persoalan di masyarakat.

Sekretaris DKW Panji Bangsa yang juga Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Niken Mayasari, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa pendidikan kader memiliki tujuan penting dalam membentuk kader yang tidak hanya memahami nilai perjuangan organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata.

Baca Juga: PT Anugerah Bahari Pasifik Perkenalkan Peluang Kerja Akuakultur Global di UGM

Menurutnya, kader Panji Bangsa harus memiliki kemampuan membaca persoalan masyarakat dan menghadirkan solusi melalui kerja-kerja sosial maupun pemberdayaan.

“Tujuan Dikbar ini adalah mencetak kader yang memiliki mental kuat, ideologi yang kokoh, dan mampu hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Niken.

Ia menambahkan, kader yang dibentuk melalui Dikbar diharapkan mampu menjadi penghubung antara organisasi dan masyarakat, terutama dalam menjawab kebutuhan warga di tingkat bawah.

Ketua DPC PKB Kabupaten Kendal, Muhammad Makmun, menilai penguatan kader menjadi hal penting untuk menghadapi tantangan pembangunan daerah. Menurutnya, kader Panji Bangsa harus memiliki peran sebagai motor penggerak dalam pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: BNN dan Pramuka Kota Tegal Bentuk Saka Anti Narkoba, Fokus Lindungi Pelajar

“Kader tidak hanya dibutuhkan untuk kepentingan organisasi, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak ekonomi dan sosial di lingkungannya,” ujar Makmun.

Sementara itu, Ketua DKC Panji Bangsa Kendal, Khasanuddin, menjelaskan bahwa Dikbar merupakan tahap awal pembentukan kader yang disiplin, tangguh, dan memiliki kepedulian tinggi.

Ia menyebut, melalui pendidikan kader ini, Panji Bangsa ingin melahirkan anggota yang siap turun langsung di tengah masyarakat, baik dalam kegiatan sosial, pendampingan ekonomi, maupun penanganan bencana.

“Target kami bukan hanya menambah jumlah kader, tetapi membangun kualitas kader yang memiliki kemampuan, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab sosial,” jelas Khasanuddin.

Dalam Dikbar tersebut, para peserta juga mendapatkan pembekalan terkait kepemimpinan, penguatan organisasi, serta program pelayanan masyarakat melalui gerakan Panji Bangsa Melayani yang berkolaborasi dalam bidang kesiapsiagaan bencana.

Instruktur DKP Panji Bangsa, Farhan, mengatakan kader harus dibekali kemampuan berpikir strategis agar mampu menghadapi perubahan dan tantangan di masyarakat.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait