Gerakan Bersih Sampah Jateng Segera Dimulai

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menyiapkan gerakan bersih sampah dari lingkungan terkecil demi meningkatkan kesadaran lingkungan dan dukung target zero sampah.

Pengolahan sampah terpadu regional tersebut untuk pengolahan di atas 1000 ton per hari. Sementara untuk yang tidak bisa membuat tempat pengolahan regional dapat menggunakan model RDF yang hanya membutuhkan 100-200 ton per hari.

"Ini harus cepat karena persoalan sampah sudah menjadi proyek vital nasional," tegasnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Widi Hartanto mengatakan gerakan bersih sampah yang disampaikan Ahmad Luthfi tersebut saat ini sedang disiapkan.

Gerakan tersebut merupakan dukungan dan implementasi yang dilakukan Provinsi Jawa Tengah terhadap Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digagas oleh pemerintah pusat.

"Terkait tempat pengolahan sampah, koordinasi dengan kabupaten/kota masih terus dilakukan. Ini adalah momentum untuk akselerasi pengelolaan sampah," katanya. **

Halaman 2 dari 2

Artikel Terkait