Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Warga Tegal Terdampak Tanah Bergerak Bisa Hidup Layak Kembali

Gubernur Ahmad Luthfi pastikan warga terdampak tanah bergerak di Tegal akan direlokasi, dapat bantuan, dan hidup layak kembali.
“Hadirnya negara adalah memberikan kepastian bahwa masyarakat di huntap (hunian tetap) bisa eksis dan mandiri. Inilah hadirnya negara yang kita tunggu-tunggu,” ujarnya.
Salah seorang warga Desa Padasari, Afifah menyatakan terimakasih kepada Gubernur Jawa Tengah yang akan menyiapkan tempat hunian.
Setali tiga uang, seorang warga yang tengah hamil tua, Warningsih mengatakan, rumah kayu miliknya ikut terdampak pergerakan tanah dan kini dalam kondisi miring serta membahayakan. Rumah sudah tidak stabil sehingga mereka memilih mengungsi demi keselamatan.
Sebagai informasi, bencana tanah bergerak di Desa Padasari terjadi pada Senin (2/2/2026) setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut. Pergerakan tanah mulai terpantau pada malam hari dan hingga kini masih berlangsung. Dampak bencana tercatat signifikan, dengan sekitar 250 rumah terdampak dan lebih dari seribu jiwa terdampak dan mengungsi di sejumlah titik pengungsian.
Pemerintah daerah telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari. Selain itu juga mengaktifkan Posko Komando untuk memastikan penanganan terkoordinasi, termasuk operasional dapur umum dengan kapasitas sekitar 1.050 porsi setiap kali makan, layanan kesehatan, serta distribusi logistik satu pintu.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan berbagai bantuan untuk penanganan darurat bencana di Kabupaten Tegal.
Bantuan tersebut meliputi logistik makanan dan nonmakanan dari BPBD Provinsi Jawa Tengah senilai Rp35,2 juta, bantuan logistik dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah senilai Rp212,07 juta, beras sebanyak dua ton dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah senilai Rp27 juta, bantuan obat-obatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah senilai Rp11,77 juta, serta bantuan seragam dan perlengkapan sekolah dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah senilai Rp52 juta. Total nilai bantuan mencapai Rp338,04 juta yang akan diserahkan kepada Bupati Tegal.
Selain itu, bantuan Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp120 juta juga disiapkan untuk diserahkan kepada kepala desa setempat guna mendukung kebutuhan mendesak warga terdampak. **



