Gudang Gipsum dan Tiner di Kendal Terbakar, Pejaga Gudang Dilarikan ke RSUD Karena Luka Bakar

Senin, 23 Februari 2026 | 12.30
Api membakar gudang tiner di kelurahan langenharjo kendal Senin 23/02/2026. edhot
Api membakar gudang tiner di kelurahan langenharjo kendal Senin 23/02/2026. edhot

Kebakaran gudang tiner dan ekspedisi di Langenharjo, Kendal, lukai satu penjaga. Api sulit dipadamkan karena bahan kimia, penyebab masih diselidiki polisi.

KENDAL, puskapik.com – Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan tiner dan gudang ekspedisi di Kelurahan Langenharjo, Kecamatan Kota Kendal, Senin (23/02/2026) siang. Peristiwa tersebut menyebabkan seorang penjaga gudang mengalami luka bakar setelah sempat terjebak di dalam bangunan yang terbakar.

Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian. Kobaran api dengan cepat melalap bangunan yang diketahui menyimpan papan gipsum dan cairan tiner, bahan yang mudah terbakar.

Penjaga gudang bernama Sumanto sempat terjebak saat api membesar. Warga yang mendengar teriakan minta tolong segera berupaya melakukan penyelamatan.

Baca Juga: Bupati Brebes Temui Dirjen Dukcapil Kemendagri RI Bahas Optimalisasi Adminduk

Korban berhasil dievakuasi sebelum api semakin meluas dan langsung dilarikan ke RSUD Soewondo Kendal untuk mendapatkan perawatan akibat luka bakar yang dideritanya.

Selain mengevakuasi korban, warga juga menyelamatkan sebuah mobil yang berada di dalam gudang dengan cara mendorongnya keluar, sehingga kendaraan tersebut terhindar dari kobaran api.

Menurut Aris, salah satu warga setempat, ia mendengar teriakan dari dalam gudang saat api mulai membesar. “Kami langsung masuk untuk menyelamatkan penjaga sebelum api semakin besar,” ujarnya.

Pemilik gudang, Latif, menyebut bangunan tersebut digunakan sebagai tempat penyimpanan papan gipsum dan tiner. Ia membenarkan adanya bahan kimia dalam jumlah cukup banyak di dalam gudang.

Petugas pemadam kebakaran mengerahkan dua unit mobil damkar, dibantu dua truk tangki suplai air dari BPBD dan PMI Kendal. Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api sulit dikendalikan akibat banyaknya bahan kimia yang tersimpan.

Petugas Damkar Kendal, Zaima Hilmi, menjelaskan bahwa pihaknya harus menambahkan deterjen untuk membantu mempercepat proses pemadaman. “Bahan kimia membuat api sulit dijinakkan, sehingga kami gunakan campuran deterjen,” jelasnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait