Api dari Tungku Kayu Merambat ke Bangunan, Dapur Rumah di Kendal Ludes Terbakar

Jumat, 12 Juni 2026 | 14.28
Polisi memeriksa lokasi kebakaran di dapur rumah warga di Desa Kalipakis Sukorejo Kendal. (edhot)
Polisi memeriksa lokasi kebakaran di dapur rumah warga di Desa Kalipakis Sukorejo Kendal. (edhot)

Dapur rumah warga di Sukorejo, Kendal, terbakar saat tungku kayu bakar ditinggal untuk salat duha. Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir Rp15 juta.

KENDAL, puskapik.com – Aktivitas memasak yang ditinggalkan sesaat berujung musibah bagi Salbiyah, warga Dusun Kalipakis, Desa Kalipakis, Kecamatan Sukorejo.

Dapur rumah miliknya terbakar pada Jumat (12/6/2026) pagi saat ia meninggalkan tungku kayu bakar untuk melaksanakan salat duha.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Sebelum kejadian, korban diketahui tengah memasak air menggunakan tungku berbahan bakar kayu di dapur rumahnya.

Baca Juga: Polisi di Kendal Bagikan Pupuk Organik Gratis dari Kotorang Kambing untuk Petani

Usai menyalakan api, korban kemudian meninggalkan dapur untuk menunaikan salat duha. Namun tak lama kemudian, suasana tenang berubah menjadi kepanikan setelah terdengar teriakan warga yang melihat kobaran api dari arah rumah korban.

Kapolsek Sukorejo AKP Sugiyono menjelaskan, korban yang mendengar teriakan tersebut segera keluar dan mendapati bagian dapurnya sudah terbakar.

Api diketahui berasal dari area tungku dan telah menjalar ke bagian atap dapur yang sebagian besar terbuat dari material mudah terbakar.

Baca Juga: BPS Kabupaten Tegal Terjunkan 1.320 Petugas Sensus Ekonomi

"Warga yang mengetahui kejadian langsung berdatangan membantu memadamkan api. Sementara warga lainnya menghubungi petugas pemadam kebakaran," kata AKP Sugiyono.

Petugas Damkar Sukorejo yang tiba di lokasi segera melakukan pemadaman dibantu warga setempat. Berkat kesigapan petugas dan masyarakat, api berhasil dijinakkan sebelum merembet ke bangunan rumah utama maupun rumah di sekitarnya.

Dari hasil pemeriksaan, kebakaran diduga dipicu bara api dari tungku kayu bakar yang masih menyala saat ditinggalkan korban.

Bara tersebut kemudian menyambar kayu bakar yang berada di dekat tungku hingga memicu kobaran api yang semakin membesar.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, dapur rumah mengalami kerusakan cukup parah dan sejumlah peralatan rumah tangga ikut terbakar.

Akibat peristiwa itu, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp15 juta.

Kapolsek mengimbau masyarakat yang masih menggunakan tungku kayu bakar agar tidak meninggalkan api tanpa pengawasan. Selain itu, bahan-bahan yang mudah terbakar sebaiknya tidak diletakkan terlalu dekat dengan sumber api untuk menghindari risiko kebakaran.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait