Gudang Rental Alat Berat di Brangsong Kendal Terbakar

Rabu, 28 Januari 2026 | 17.37
Kebakaran gudang alat berat di Kendal
Kebakaran gudang alat berat di Kendal (Edhot/puskapik.com)

Gudang rental alat berat CV Bina Putra Perkasa yang berada di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal terbakar

KENDAL, puskapik.com – Gudang rental alat berat CV Bina Putra Perkasa yang berada di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal terbakar, Rabu 28 Januari 2026.

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik di dalam gudang.

Kebakaran bermula saat penjaga malam gudang mendengar suara letupan dari dalam ruang spare part.

Baca Juga: Pemkab Brebes Jaring Aspirasi Warga Susun RKPD 2027

Tak lama berselang, api muncul dan dengan cepat membesar hingga merambat ke bagian gudang lainnya, termasuk sebuah alat berat yang berada di dekat lokasi sumber api.

Kapolsek Brangsong AKP Adi Winarno saat dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, saat kondisi cuaca sedang hujan.

Meski demikian, api justru cepat membesar karena banyaknya material yang mudah terbakar di sekitar gudang.

“Sekira pukul 06.30 WIB, penjaga gudang alat berat CV Bina Putra Perkasa mendengar suara letupan di dalam gudang spare part. Selang beberapa saat kemudian muncul api dari gudang, lalu merambat hingga membakar alat-alat dan barang di bagian gudang,” terang AKP Adi Winarno.

Baca Juga: IBI Kota Tegal Kembali Salurkan Bantuan, Dampingi Trauma Healing Siswa SD Korban Bencana

Mengetahui adanya kebakaran, penjaga gudang dan sejumlah pekerja berusaha melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena api terlanjur membesar dan membakar sebuah alat berat.

Petugas Pemadam Kebakaran kemudian dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan lain maupun alat berat lainnya yang tengah diparkir di sekitar gudang.

Setelah beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, pemilik usaha rental alat berat harus menanggung kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp50 juta, akibat kerusakan bangunan gudang dan satu unit alat berat yang terbakar.

“Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik pada jaringan di dalam gudang yang kemudian merambat ke bangunan dan alat berat. Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir sekitar Rp50 juta. Untuk penyidikan lebih lanjut, petugas telah memeriksa sejumlah saksi,” pungkas Kapolsek Brangsong.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait