Jalur Evakuasi Jasad Syafiq Ridhan Ali Razan dari Gunung Slamet Diubah

Kamis, 15 Januari 2026 | 11.00
Suasana Basecamp Pendakian Gunung Malang Desa Serang Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga jelang penurunan jasad Syafiq Ridhan Ali Razan/FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI
Suasana Basecamp Pendakian Gunung Malang Desa Serang Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga jelang penurunan jasad Syafiq Ridhan Ali Razan/FOTO/PUSKAPIK/ERIKO GARDA DEMOKRASI

Evakuasi jasad pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan (18) di Gunung Slamet dialihkan ke Jalur Gunung Malang, diperkirakan 3 jam.

PURBALINGGA, puskapik.com – Evakuasi penurunan jasad pendaki yang hilang di Gunung Slamet, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), dialihkan melalui Jalur Pendakian Gunung Malang Desa Serang Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga.

Semula jasad Syafiq Ridhan Ali Razan rencananya bakal diturunkan melalui Jalur Dipajaya Desa Clekatakan Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang yang merupakan jalur pendakian Ali saat mendaki Gunung Slamet.

Namun, Tim SAR memutuskan untuk merubah skema evakuasi penurunan jasad Syafiq Ridhan Ali Razan karena sejumlah pertimbangan.

Baca Juga: Evakuasi Jasad Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ridhan Ali Razan Dilanjutkan

"Terkini ada perubahan dari teman-teman SAR di atas, kita alihkan ke jalur Gunung Malang," kata Handika, Unit Siaga SAR (USS) Basarnas Pemalang ditemui puskapik.com di Basecamp Gunung Malang, Kamis 15 Januari 2026 pagi.

"Karena pertimbangannya jalur lebih dekat, survivor dan tim penolong ini tidak terlalu jauh," imbuhnya.

Handika memperkirakan, proses penurunan jasad Syafiq Ridhan Ali Razan bakal memakan waktu sekitar 3 jam lamanya. Jasad korban dimungkinkan bakal tiba di Basecamp Gunung Malang siang nanti.

"Kurang lebih sampai sini (Basecamp Gunung Malang) 3 jam." kata Handhika.

Diberitakan sebelumnya, setelah sempat tertunda lantaran terkendala hujan badai, proses evakuasi jasad pendaki asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan (18) yang meninggal dunia di Gunung Slamet dilanjutkan pagi ini, Kamis 15 Januari 2026.

Sejak pukul 06.00 WIB, tim evakuasi telah bergerak menuju lokasi ditemukannya jasad korban, tepatnya di antara jalur Gunung Malang dan Baturraden, area Watu Langgar. **

Artikel Terkait