Jawa Tengah Miliki KEK dan Beragam Kawasan Industri, Ini Dampaknya terhadap Ekonomi Daerah

Gubernur Jawa Tengah

KEK dan Kawasan Industri di Jawa Tengah sumbang 1,87% PDRB 2025, dorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui ratusan perusahaan aktif.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi selama ini sangat vokal kepada bupati dan wali kota di wilayahnya. Terutama terkait dengan dorongan untuk menciptakan kawasan ekonomi dan kawasan industri baru di daerah masing-masing.

Beberapa daerah sudah merespons dengan menyiapkan potensi kawasan ekonomi dan kawasan industri baru. Misalnya Kabupaten Cilacap, Kebumen, Banyumas, Brebes, Batang, Kendal, Demak, Semarang, dan Rembang.

"Potensinya besar dan banyak yang harus di kerjakan. Adanya kawasan ekonomi dan kawasan industri akan memudahkan untuk investasi, sehingga dapat mendorong perekonomian," kata Ahmad Luthfi beberapa waktu lalu.

Terkait Sensus Ekonomi, Ahmad Luthfi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mendukung penuh. Ia juga akan mengkomunikasikan dengan bupati dan walikota serta pelaku usaha untuk mendukung dan terbuka dalam memberikan data.

Pendataan dan evaluasi yang dilakukan oleh BPS di seluruh sektor sangat membantu pemerintah daerah dalam menentukan kebijakan.

"Nanti kami akan kasih arahan kepada kabupaten/kota untuk mendukung penuh sensus ekonomi 2026," tandasnya. **

Halaman 2 dari 2

Artikel Terkait