Breaking News, Jembatan Lama Ekoproyo Tegal Ambruk, Pondasi Tergerus Banjir Sungai Gung

Kondisi jembatan Ekoproyo yang lama

Jembatan lama Ekoproyo di Desa Pesayangan, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal ambruk terbawa banjir, Selasa malam 10 Februari 2026 pukul 19.30 WIB.

SLAWI, puskapik.com - Jembatan lama Ekoproyo di Desa Pesayangan, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal ambruk terbawa banjir, Selasa malam 10 Februari 2026 pukul 19.30 WIB.

Jembatan bersejarah pembantaian massal oleh gerakan Kutil itu, ambruk akibat Sungai Gung meluap.

Informasi di lapangan, hujan lebat di wilayah Talang dan wilayah atas Kabupaten Tegal membuat Sungai Gung meluap sejak sore hari.

Baca Juga: Pria di Sragi Pekalongan Ditemukan Meninggal dalam Posisi Meringkuk

Sungai terbesar di Kabupaten Tegal itu, membawa air bah yang membuat air sangat deras.

Sekitar pukul 19.30 WIB, jembatan dengan panjang lebih dari 20 meter itu, tiba-tiba ambruk. Jembatan lama yang bersebelahan dengan jembatan baru warna warni terus bergeser terbawa derasnya Sungai Gung.

Jembatan lama Ekoproyo ambruk menjadi tontonan banyak warga. Bahkan, banyak warga yang mengabadikan moment ambruknya jembatan Ekoproyo.

Menuru Adi, warga Pesayangan, mengaku sejak sore telah memantau arus Sungai Gung. Kendati beberapa kali jembatan Ekoproyo dihantam arus deras, namun masih aman.

Baca Juga: Puluhan Polwan Polres Pekalongan Turun ke Dapur Umum, Bantu Korban Banjir

Namun, ia menduga karena beberapa pekan terakhir dilanda banjir, akhirnya pondasi jembatan tidak mampu menahan derasnya Sungai Gung.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait