Keselamatan Wisata Jadi Sorotan, Kendal Gelar Bimtek Destinasi Aman dan Siaga Bencana

Sabtu, 2 Mei 2026 | 07.09
Pengelola wisata di Kendal menerima bantuan alat keselamatan yang diserahkan anggota DPR RI. (edhot)
Pengelola wisata di Kendal menerima bantuan alat keselamatan yang diserahkan anggota DPR RI. (edhot)

Keselamatan wisata di Kendal disorot lewat bimtek destinasi aman dan siaga bencana, tingkatkan kesiapsiagaan pengelola serta edukasi mitigasi risiko.

KENDAL, puskapik.com — Aspek keselamatan di destinasi wisata menjadi perhatian utama dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) yang digelar di Kabupaten Kendal.

Meningkatnya risiko kecelakaan di tempat wisata mendorong perlunya peningkatan kesiapsiagaan melalui edukasi dan mitigasi yang melibatkan pengelola serta pengunjung.

Bimtek bertajuk “Membangun Destinasi Aman, Nyaman, dan Siaga Bencana” ini diikuti para pelaku wisata di Kendal. Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Komisi VII DPR RI, Kementerian Pariwisata, dan pemerintah daerah setempat.

Baca Juga: Ini Daftar Lengkap Juara Grand Final Kapolres Tegal Esports Series 2026

Materi yang disampaikan difokuskan pada strategi mitigasi risiko, peningkatan kesiapsiagaan keselamatan di destinasi wisata, serta pengelolaan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).

Dalam pemaparannya, Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel J.D. Wattimena, mengungkapkan bahwa kecelakaan di tempat wisata masih kerap terjadi.

Ia menekankan bahwa faktor penyebab tidak hanya berasal dari kondisi alam, tetapi juga kelalaian manusia. “Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran serta pengawasan di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga: Tinggal di Rumah Seorang Diri, Kakek 66 Tahun di Kendal Ditemukan Meninggal, Warga Sempat Dobrak Pintu

Sementara itu, perwakilan Kementerian Pariwisata Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggaraan Kegiatan, Bernadeta Lenny Setyowati, menekankan pentingnya peran pengelola wisata dalam memperkuat sistem keselamatan.

Menurutnya, penyediaan informasi terkait potensi risiko serta langkah antisipasi harus menjadi bagian dari layanan kepada pengunjung. “Edukasi menjadi kunci untuk mengurangi potensi kecelakaan,” katanya.

Pemerintah daerah menilai kegiatan ini sebagai langkah awal dalam membangun kesiapan destinasi wisata, khususnya wisata alam seperti pantai dan pegunungan yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kendal, Achmad Ircham Chalid, menyebutkan bahwa penguatan kapasitas pengelola menjadi prioritas guna menciptakan destinasi yang aman dan berkelanjutan.

Sebagai penutup, kegiatan diisi dengan penyerahan bantuan berupa baju pelampung bagi pengelola wisata pantai.

Melalui bimtek ini, diharapkan standar keselamatan di destinasi wisata di Kabupaten Kendal dapat terus ditingkatkan sehingga risiko kecelakaan dapat ditekan semaksimal mungkin. **

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait