Korsleting Diduga Jadi Pemicu, Kebakaran Hebat Luluhlantakkan Dua Rumah di Kangkung Kendal

Kamis, 2 Juli 2026 | 12.16
Kebakaran dua rumah di Desa Kadilangu Kangkung Kendal. (edhot)
Kebakaran dua rumah di Desa Kadilangu Kangkung Kendal. (edhot)

Diduga akibat korsleting listrik, kebakaran hebat menghanguskan dua rumah di Desa Kadilangu, Kangkung, Kendal. Kerugian ditaksir mencapai Rp350 juta tanpa korban jiwa.

KENDAL, puskapik.com – Suasana malam di Desa Kadilangu, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, mendadak panik setelah kobaran api membesar dari sebuah rumah warga, Rabu (1/7/2026) malam.

Dalam waktu singkat, api melalap rumah milik Siti Wakhidah hingga merambat ke rumah tetangganya, Sabikhis.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB itu bermula saat Muhammad Irsad Maulana, anak Siti Wakhidah, berada di dalam kamar. Ia melihat adanya percikan api dari bagian atas rumah.

Baca Juga: Ahmad Luthfi Luncurkan Logis, Warga Jateng Kini Bisa Konsultasi Psikolog Gratis

Menyadari kondisi berbahaya, Maulana langsung membangunkan ibunya yang sedang tertidur di ruang tengah. Keduanya kemudian bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Namun api yang diduga berasal dari korsleting listrik dengan cepat membesar.

Bangunan rumah yang sebagian besar menggunakan material kayu membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.

Baca Juga: Gandeng Tujuh Perguruan Tinggi, Pemkab Tegal Beri Beasiswa Sadesa bagi 332 Pemuda

Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung berdatangan membantu. Ketua RT setempat, Kumaidi, sempat berusaha memutus aliran listrik serta menyelamatkan barang-barang penting dari dalam rumah.

Namun api yang terus membesar membuat upaya penyelamatan tidak dapat dilakukan.

“Api sudah menjalar dengan cepat, sehingga barang-barang di dalam rumah tidak banyak yang bisa diselamatkan,” ujar Kapolsek Kangkung AKP Harijono.

Kobaran api bahkan menjalar ke rumah Sabikhis yang berada di sisi kanan rumah korban.

Petugas gabungan dari Damkar Kendal, Polri, TNI, BPBD, dan warga berjibaku memadamkan api.

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan hingga akhirnya api berhasil dikendalikan sekitar pukul 00.00 WIB.

Akibat kejadian ini, Siti Wakhidah harus kehilangan rumah beserta sejumlah harta benda, termasuk dua sepeda motor, sepeda listrik, serta dokumen penting seperti KTP, KK, BPKB, STNK, dan sertifikat rumah.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait