Nobar Piala Dunia 2026 Jadi Ajang Dongkrak UMKM, Nobar Final Digelar di RTH Kaliwungu Kendal

Rabu, 15 Juli 2026 | 17.09
Bupati saat menyaksikan semifinal Piala Dunia 2026 di Pendopo Bahurekso Kendal. (edhot)
Bupati saat menyaksikan semifinal Piala Dunia 2026 di Pendopo Bahurekso Kendal. (edhot)

Pemkab Kendal manfaatkan nobar Piala Dunia 2026 untuk mendongkrak UMKM. Setelah semifinal di Pendapa Bahurekso, nobar final akan digelar di Alun-alun Kaliwungu.

KENDAL, puskapik.com – Pemerintah Kabupaten Kendal menghadirkan konsep berbeda dalam penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026.

Tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi pecinta sepak bola, kegiatan tersebut juga dirancang sebagai wadah pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Ratusan warga memadati Pendapa Tumenggung Bahurekso saat nobar laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol, Rabu (15/7/2026) dini hari.

Baca Juga: Sinergi Makin Solid, Kapolres Kendal Sambangi Dandim 0715/Kendal

Di sekitar lokasi, berbagai stan UMKM turut meramaikan acara dengan menawarkan beragam produk kuliner dan hasil usaha lokal.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, konsep nobar tahun ini sengaja dikemas berbeda dengan melibatkan para pelaku UMKM agar manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Menurutnya, momentum Piala Dunia tidak hanya menjadi ajang menikmati pertandingan sepak bola bersama, tetapi juga kesempatan untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Sukseskan Program Bina Desa Sakti, UPS Tegal Terjunkan 1.025 Mahasiswa

"Ini menjadi momentum untuk menyatukan masyarakat dalam semangat kebersamaan sekaligus meningkatkan ekonomi kerakyatan," ujar Bupati Kendal saat jeda pertandingan.

Bupati yang akrab disapa Mbak Tika tersebut menjelaskan, rangkaian nobar dimulai sejak babak semifinal yang digelar selama dua malam di Pendapa Tumenggung Bahurekso.

Sementara pertandingan final akan dipusatkan di Alun-alun Kaliwungu dengan kapasitas yang lebih besar dan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM.

Ia berharap tingginya antusiasme masyarakat yang hadir dapat berdampak langsung terhadap peningkatan omzet para pedagang yang membuka stan selama kegiatan berlangsung.

"Jadi bukan hanya nonton bola saja, tetapi juga ada dampak ekonominya. Kita ingin UMKM ikut merasakan manfaat dari ramainya kegiatan ini," ungkapnya.

Wujud Arahan Pemerintah Pusat

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait