Pawai Ta'aruf MTQ Nasional di Jateng Tampilkan Keragaman Budaya Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 15.13
puskapik

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang menampilkan keragaman budaya Indonesia melalui pakaian adat, musik, ornamen, dan atraksi dari 46 defile.

SEMARANG, puskapik.com – Kemeriahan Pawai Ta'aruf Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang melintas di sejumlah jalan protokol Kota Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu, 12 September 2026 berubah menjadi panggung kolosal yang menampilkan keragaman budaya Indonesia.

Beragam pakaian adat, ornamen budaya, musik, hingga atraksi drumband mewarnai perhelatan tersebut.

Baca Juga: Berebut Gunungan di Festival Bawang Merah Brebes, Banyak Pengunjug Kecopetan

Sedikitnya 46 defile dari berbagai provinsi di Indonesia, kabupaten/kota, serta instansi dan lembaga di Jawa Tengah ambil bagian dalam pawai yang menempuh rute sekitar 2,5 kilometer, dari Balai Kota Semarang hingga Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Pawai diawali penampilan atraktif drumband atau Korps Musik Taruna (Korsiktar) Universitas Maritim AMNI (Unimar AMNI) Semarang. Irama musik dan gerakan barisan menjadi pembuka yang langsung menghidupkan suasana sebelum rombongan defile dari berbagai daerah melintas.

Baca Juga: MAPSI ke XXVII Cepiring Kendal Jadi Arena Adu Pengetahuan, Kreativitas dan Seni Islami

Satu per satu defile kemudian menampilkan identitas daerah masing-masing. Pakaian adat dan simbol budaya dari berbagai penjuru Indonesia berpadu dalam satu iring-iringan. Tak hanya dari provinsi peserta MTQ, sejumlah daerah dan lembaga di Jawa Tengah juga ikut memeriahkan pawai.

Salah satunya defile Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Semarang yang menampilkan perwakilan dari berbagai agama. Kehadiran mereka turut memperlihatkan keberagaman yang berjalan beriringan dalam kemeriahan MTQ Nasional di Jawa Tengah.

Antusiasme juga terlihat dari masyarakat yang memenuhi sejumlah titik sepanjang rute pawai. Warga menyaksikan iring-iringan peserta, mengabadikan penampilan defile, hingga memberikan sambutan ketika rombongan melintas.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen yang menyambut para peserta bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi antusiasme provinsi dan kabupaten/kota yang ikut dalam Pawai Ta'aruf.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang turut mengirimkan defile untuk memeriahkan pelaksanaan MTQ Nasional XXXI. Menurutnya, Pawai Ta'aruf menjadi ruang untuk memperlihatkan kebudayaan dan adat dari berbagai daerah, sekaligus mempertemukan keberagaman dalam satu momentum MTQ Nasional.

"Kita pengin menampilkan kebudayaan-kebudayaan dari berbagai daerah, untuk bersatu padu membangun Indonesia ini dengan lewat MTQ Nasional," ujarnya.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini menambahkan, kemeriahan pawai juga menunjukkan bahwa MTQ dapat menjadi ruang kebersamaan tanpa melihat perbedaan suku, ras, maupun agama.

"Ini kita tahu bahwa ini adalah sebuah keberkahan buat kita bersama, tidak melihat suku, ras, agama, semuanya kumpul, kita bersatu," katanya.

Halaman 1 dari 3