PKK Kendal Genjot Ketahanan Pangan, Pekarangan Rumah Jadi Andalan 2026

Jumat, 1 Mei 2026 | 18.18
Ketua TP PKK Kendal memotong tumpeng dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK. (edhot)
Ketua TP PKK Kendal memotong tumpeng dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK. (edhot)

PKK Kendal dorong ketahanan pangan 2026 lewat pemanfaatan pekarangan, budidaya ikan sederhana, dan penguatan peran keluarga hadapi cuaca tak menentu

KENDAL, puskapik.com – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kendal menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat pada tahun 2026 dengan mengoptimalkan pelaksanaan 10 program pokok PKK.

Ketua TP PKK Kabupaten Kendal, Niken Larasati Benny Karnadi, menyampaikan bahwa kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu alasan pentingnya penguatan sektor pangan berbasis keluarga.

Hal itu diungkapkan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PKK yang berlangsung di Pendopo Tumenggung Bahurekso.

Baca Juga: Ahmad Luthfi Temui Massa Aksi Buruh, Serap Semua Aspirasi

Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan rumah menjadi langkah strategis yang mudah diterapkan masyarakat.

Melalui program ini, warga didorong menanam berbagai kebutuhan pangan seperti sayuran yang dapat dikonsumsi sehari-hari.

“Kami akan mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga, mulai dari sayur-mayur hingga tanaman kebutuhan dapur lainnya,” ujarnya.

Baca Juga: Buruh Kendal Batalkan Aksi May Day, Pilih “Motoran lan Ngopi Bareng”

Tak hanya itu, inovasi budidaya ikan dengan metode sederhana juga akan digalakkan. Warga tidak lagi harus memiliki kolam besar, melainkan bisa menggunakan ember atau wadah sederhana lainnya.

“Cara ini lebih praktis dan bisa diterapkan di rumah tangga, sekaligus menjadi bagian dari pemberdayaan kader PKK dalam mendukung ketahanan pangan,” imbuhnya.

Niken menilai, Rakerda PKK menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi dan konsolidasi gerakan PKK dari tingkat kabupaten hingga desa. Dengan sinergi yang solid, program yang dirancang diharapkan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa gerakan PKK memiliki kekuatan pada basis keluarga, sehingga efektif menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dan implementasi di lapangan.

Selain penguatan program, kader PKK juga didorong lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi dan komunikasi publik.

“Media sosial bisa menjadi ruang untuk menyebarkan informasi positif sekaligus meningkatkan interaksi dengan masyarakat,” jelasnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait