Sekolah Filologi Digelar, Naskah Kuno Islam Nusantara di Kaliwungu Kendal Mulai Didata

Jumat, 8 Mei 2026 | 19.29
pembukaan sekolah filologi dan sosialisasi pendataan naskah kuno di Dinarpus kendal jumat 8 mei 2026. (edhot)
pembukaan sekolah filologi dan sosialisasi pendataan naskah kuno di Dinarpus kendal jumat 8 mei 2026. (edhot)

Sekolah filologi digelar di Kaliwungu Kendal, puluhan naskah kuno Islam Nusantara mulai didata dan didigitalisasi untuk pelestarian sejarah dan edukasi generasi muda.

KENDAL, puskapik.com – Kekayaan sejarah dan peradaban Islam Nusantara di Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, mulai mendapat perhatian serius.

Berbagai manuskrip dan naskah kuno peninggalan ulama yang selama ini tersimpan di rumah warga, pesantren maupun lingkungan keluarga kiai kini mulai didata dan diselamatkan melalui kegiatan sekolah filologi dan sosialisasi pendataan naskah kuno yang digelar di Perpustakaan Daerah Kendal, Jumat 8 Mei 2026.

Kegiatan yang digagas Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) MWC NU Kaliwungu bersama sejumlah komunitas pegiat sejarah dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kendal itu menjadi langkah awal penyelamatan manuskrip kuno yang dinilai memiliki nilai sejarah tinggi bagi perkembangan Islam Nusantara di Kendal.

Baca Juga: Pemprov Jateng-NTU Singapura Kolaborasi Peningkatan Kualitas ASN

Ketua LTNNU MWC NU Kaliwungu, Ibnu Fikri mengatakan, Kaliwungu yang dikenal sebagai kota santri diyakini menyimpan banyak manuskrip kuno terkait perkembangan peradaban Islam Nusantara.

Banyaknya pondok pesantren tua dan jejak ulama besar menjadikan wilayah tersebut kaya akan peninggalan tulisan tangan kuno.

Menurutnya, manuskrip merupakan simbol peradaban sebuah daerah. Semakin banyak manuskrip yang ditemukan, maka menunjukkan wilayah tersebut pernah memiliki tradisi keilmuan yang maju dan berkembang.

Baca Juga: ABK KM Uli Jaya 02 Meninggal Dunia Saat Melaut di Perairan Nusakambangan Cilacap, Diduga Serangan Jantung

“Manuskrip yang merupakan tulisan tangan asli berusia lebih dari 50 tahun mempunyai arti penting bagi sejarah peradaban, kebudayaan dan ilmu pengetahuan. Jika dalam satu wilayah terdapat banyak manuskrip, itu menandakan peradaban di daerah tersebut pernah maju,” tegasnya.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait