ABK KM Uli Jaya 02 Meninggal Dunia Saat Melaut di Perairan Nusakambangan Cilacap, Diduga Serangan Jantung

ABK KM Uli Jaya 02 meninggal saat melaut di perairan Nusakambangan Cilacap, diduga serangan jantung. Tim SAR gabungan evakuasi korban ke RSUD Cilacap.
CILACAP, puskapik.com – Aktivitas melaut di perairan selatan Cilacap kembali diwarnai kabar duka. Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Uli Jaya 02 dilaporkan meninggal dunia saat sedang mencari ikan di Perairan Cimiring, kawasan Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Korban diketahui bernama Slamet Andriyanto (27), warga Desa Rangimulya, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal. Dari informasi awal yang diterima, korban diduga mengalami serangan jantung ketika tengah beraktivitas di atas kapal.
Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh Rebo Sanjaya selaku TPKL, yang kemudian meneruskan informasi ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap pada Jumat pagi, 8 Mei 2026.
Baca Juga: Pemuda di Bantarkawung Brebes Ditemukan Meninggal dalam Kondisi Tergantung di Kebun Belakang Rumah
Begitu laporan diterima, Tim Rescue Kantor SAR Cilacap langsung bergerak cepat menuju Dermaga 3 PPSC Cilacap yang ditetapkan sebagai titik evakuasi. Tim berangkat pada pukul 06.09 WIB dan tiba hanya dua menit kemudian untuk bersiaga menunggu kedatangan kapal dari tengah laut.
Namun proses evakuasi tidak bisa langsung dilakukan. KM Uli Jaya 02 yang membawa korban sempat mengalami kendala mesin dalam perjalanan menuju daratan sehingga membutuhkan waktu sebelum bisa merapat ke dermaga.
Sekitar pukul 09.15 WIB, kapal akhirnya berhasil tiba dan bersandar di Dermaga 3 PPSC Cilacap. Tim SAR Gabungan yang sudah menunggu kemudian segera melakukan evakuasi terhadap korban dari atas kapal.
Baca Juga: Berjalan Sukses, Dedy Yon Ingin E-Sport Polres Tegal Kota Jadi Ajang Tahunan
Koordinator Tim SAR Gabungan, Fajar Wajdi, mengatakan, proses evakuasi dilakukan segera setelah kapal tiba di dermaga.
“Begitu kapal sandar, tim langsung melakukan evakuasi korban dari atas kapal untuk dibawa ke darat,” ujarnya.
Pada pukul 09.30 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi sudah meninggal dunia dan kemudian dibawa ke RSUD Cilacap untuk penanganan lebih lanjut.
Setelah seluruh rangkaian evakuasi selesai, Operasi SAR ditutup pada pukul 09.40 WIB. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing.
Selama proses berlangsung, kondisi cuaca di perairan Cilacap terpantau berawan namun masih relatif bersahabat, sehingga seluruh proses evakuasi dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Artikel Terkait

Sempat Kabur ke Hutan, Paman Cabul diringkus Polisi di Semarang

Sinergi Kabupaten/Kota di Jateng Diperkuat untuk Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Syariah 2027

Stasiun Kaliwungu kendal Ditarget Beroperasi Lagi Tahun 2027, Pemkab Kendal Sambut Positif
