Tak Hanya Tertib Lalu Lintas, Pelajar SMPN 3 Patean Diajak Perangi Bullying

Satlantas Polres Kendal gelar Dikmas Lantas di SMPN 3 Patean untuk edukasi keselamatan berkendara dan sosialisasi Operasi Candi 2026.
KENDAL,puskapik.com – Upaya menciptakan generasi muda yang sadar akan keselamatan berkendara, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kendal bersama Polsek Patean melaksanakan kegiatan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lalu Lintas di SMP Negeri 3 Patean, jumat (6/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB tersebut menyasar para pelajar sebagai pionir keselamatan berlalu lintas. Selain memberikan pemahaman tentang etika berlalu lintas di jalan raya, petugas juga mensosialisasikan pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 yang saat ini tengah berlangsung di wilayah Kabupaten Kendal.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya dibekali pemahaman terkait aturan lalu lintas, tetapi juga pendidikan karakter. Materi yang disampaikan meliputi etika tertib berlalu lintas, dampak bullying, hingga upaya pencegahan kenakalan remaja yang kerap muncul pada usia sekolah menengah pertama.
Baca Juga: Wujudkan Transparansi, Satlantas Polres Kendal Terapkan E-Tilang Handheld
Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Pada sesi tanya jawab, sejumlah pelajar aktif mengajukan pertanyaan seputar prosedur keselamatan berkendara, aturan hukum bagi pengendara di bawah umur, hingga konsekuensi pelanggaran lalu lintas.
Interaksi dua arah tersebut dimanfaatkan petugas untuk menanamkan pemahaman bahwa keselamatan berlalu lintas bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga bagian dari sikap saling menghargai sesama pengguna jalan.
Kasat Lantas Polres Kendal AKP Panji Yugo Putranto menegaskan bahwa sekolah menjadi titik krusial dalam membentuk budaya tertib berlalu lintas di masyarakat.
“Kami ingin memastikan edukasi keselamatan ini sampai ke akar rumput, terutama kepada pelajar SMP yang secara psikologis masih mencari jati diri,” ujarnya.
Menurutnya, melalui sosialisasi Operasi Keselamatan Candi 2026 di lingkungan sekolah, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur dapat ditekan secara signifikan.
“Lewat pemahaman etika yang benar di jalan raya, kami berharap pelajar bisa lebih sadar akan risiko dan tanggung jawab saat berkendara,” tambah AKP Panji.
Artikel Terkait

Cegah Kenaikan Harga, Pemprov Jateng Subsidi Cabai dan Siapkan Ratusan Gerakan Pangan Murah

Diduga Microsleep, Truk Muat Mi Instan Terguling di Jalur Pengecoran Pantura Ketapang

Wagub Jateng Pastikan Percepatan Penutupan Tanggul Sungai Tuntang Jebol, 9 Alat Berat Diterjunkan
