Tiga SD di Bumiayu Dibobol Maling dalam Tiga Pekan, Sekolah Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 19 Mei 2026 | 18.54
Ruang guru SDN Dukuhturi 02 Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes diacak acak maling. Pelaku berhasil membawa laptop dan barang elektronik.
Ruang guru SDN Dukuhturi 02 Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes diacak acak maling. Pelaku berhasil membawa laptop dan barang elektronik.

Tiga SD di Bumiayu dibobol maling dalam tiga pekan terakhir. Pelaku membawa laptop dan barang elektronik, sekolah diminta tingkatkan kewaspadaan.

BREBES, puskapik.com - Kasus pencurian yang menyasar sekolah dasar di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, terus bertambah.

Dalam kurun waktu sekitar tiga pekan terakhir, sedikitnya tiga sekolah dasar negeri dilaporkan menjadi sasaran aksi pencurian.

Terbaru, dua sekolah yang berada di Desa Dukuhturi yakni SDN Dukuhturi 02 dan SDN Dukuhturi 03 dibobol maling pada Senin dini hari, 18 Mei 2026.

Baca Juga: Anggota DPR RI, Rofik Hananto Gelar Makan Gratis 1.000 Porsi/ Hari Selama Dzulhijjah di Purbalingga

Pelaku menggondol sejumlah barang berharga milik sekolah seperti laptop dan barang elektronik serta mengacak-acak ruang guru.

Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di SDN Jatisawit 05 pada 7 Mei 2026 lalu. Rangkaian kejadian itu membuat kalangan sekolah mulai khawatir terhadap keamanan lingkungan pendidikan.

Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Bumiayu, Heri Setiawan, mengatakan, maraknya pencurian di lingkungan sekolah menjadi perhatian serius para kepala sekolah.

Baca Juga: PS 3R Margorejo Kendal Sulap Sampah Plastik Jadi Tabungan Warga

“Dalam kurun waktu tiga minggu terakhir ini, terjadi tiga kasus pencurian di sekolah dasar,” kata Heri Setiawan, Selasa, 19 Mei 2026.

Menyusul peristiwa tersebut, para kepala sekolah diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari ketika lingkungan sekolah dalam kondisi sepi.

Ia juga mengimbau sekolah untuk memperketat pengamanan aset-aset sekolah, khususnya barang elektronik dan perlengkapan pembelajaran yang memiliki nilai cukup tinggi.

Diketahui, dalam kasus pencurian di SDN Dukuhturi 02, pelaku berhasil membawa kabur laptop bantuan pemerintah, speaker aktif, webcam pembelajaran, dan uang tunai. Sementara di SDN Dukuhturi 03, pelaku mengacak-acak ruang guru setelah diduga tidak menemukan barang berharga.

Rangkaian pencurian tersebut kini telah dilaporkan ke pihak kepolisian. Warga dan pihak sekolah berharap pelaku segera ditangkap karena aksi pencurian mulai meresahkan dan menyasar fasilitas pendidikan. **

Artikel Terkait