Wagub Jateng Tinjau Banjir Pekalongan, Minta Evakuasi Warga Rentan

Senin, 19 Januari 2026 | 16.47
Wakil Gubernur Jateng
Wakil Gubernur Jateng

Wagub Jateng Taj Yasin tinjau banjir Pekalongan, evakuasi lansia & anak, pantau pengungsi, dan pastikan penanganan berlapis.

PEKALONGAN, puskapik.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), meninjau banjir yang melanda beberapa wilayah di Kota Pekalongan pada Senin, 19 Januari 2025, guna memastikan keselamatan warga terdampak dan kesiapan penanganan banjir secara berlapis.

Dalam kunjungan itu, Taj Yasin bersama istrinya Nawal Arafah Yasin tiba di Jalan Raya Tirto Raya, Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, saat genangan air masih mengepung kawasan permukiman.

Ia berjalan di tengah genangan. Kemudian ia mengunjungi pengungsi yang ada di masjid setempat.

Kehadiran Wakil Gubernur disambut warga yang tengah berbenah dan mengungsi. Taj Yasin tampak berdialog dengan warga maupun dengan pejabat setempat terkait kondisi lapangan dan langkah penanganan lanjutan.

Baca Juga: Perempuan Warga Galuhtimur Brebes Dilaporkan Hilang, Pencarian Libatkan Tim Gabungan

Di lokasi yang sama, Nawal Arafah turut menyapa para ibu pengungsi di area masjid, sekaligus membagikan buku kepada anak-anak sebagai bentuk dukungan moril di tengah situasi banjir.

Mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Taj Yasin menegaskan, penanganan jangka pendek difokuskan pada mitigasi darurat dengan memprioritaskan kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan penyandang disabilitas. Sejumlah warga dengan kondisi kesehatan khusus, termasuk penderita stroke, telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

“Kita pastikan masyarakat aman, terutama lansia, anak, dan warga berkebutuhan khusus. Kemarin sudah ada yang kita angkut dan kita ungsikan,” kata dia.

Selain evakuasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. Dapur umum disiagakan untuk menjamin ketersediaan bahan pokok, makanan, serta kebutuhan kesehatan bagi para pengungsi.

Untuk penanganan jangka menengah, Taj Yasin menyoroti kondisi tanggul Sungai Bremi yang belum permanen dan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait