Wagub Taj Yasin Minta Santri Gayeng Nusantara Kolaborasi dengan Pemprov

Wagub Jateng Taj Yasin minta SGN perkuat kolaborasi dengan pemprov di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial guna dukung program dan atasi kemiskinan.
SALATIGA, puskapik.com - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), meminta ormas Santri Gayeng Nusantara (SGN) untuk meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah provinsi Jawa Tengah.
Ormas harus hadir di tengah masyarakat sekaligus menyukseskan program pemerintah.
Hal itu dikatakan Gus Yasin, panggilan akrabnya, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, saat menghadiri halalbihalal dengan SGN, di Pondok Pesantren Agro Nuur El-Falah, Kota Salatiga, Jl. Diponegoro Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Sabtu 4 April 2026.
Baca Juga: Jembatan Kalibuntu di Brebes Ambruk, 300 KK Terisolasi, Bupati Minta Penanganan Cepat
"Fokus kedepan, SGN harus meningkatkan kolaborasi dengan pemerintahan lebih masif lagi, kolaborasi harus kita buka dan dikembangkan khusunya dengan pemerintah provinsi Jawa Tengah," katanya, saat sambutan di depan anggota SGN se-Jawa Tengah.
Wagub Jateng, yang juga Panglima SGN ini menjelaskan, setidaknjya ada empat bidang yang bisa dikerjasamakan dengan pemerintah. Yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial.
Di bidang pendidikan, imbuhnya, SGN sudah bekerjasama dengan pemprov Jateng dalam program beasiswa santri dan pengasuh pesantren.
Baca Juga: DPRD Pemalang Juara Turnamen Mini Soccer Satpol PP dan Damkar Cup 2026
Pemerintah yang menyiapkan program dan beasiswa, sedangkan anggota SGN yang sosialisasi dan ikut menjaring calon santri yang mendaftar.
Dalam bidang kesehatan, SGN juga sudah kerjasama pemerintah dengan mengadakan cek kesehatan gratis (CKG) dan program Speling (dokter spesialis keliling). Di bidang sosial SGN selalu hadir jika terjadi bencana.
Di bidang ekonomi, jelasnya, anggota SGN di Pati ada yang punya usaha ternak kambing bagi hasil dengan masyarakat. Di Brebes, SGN bermitra dengan Pertamina dalam penjualan gas elpiji. Di Banyumas ada yang ternak bebek dan pertanian bawang merah. Di Banjarnegara ada usaha mengolah makanan untuk pakan lele.
"Ada empat bidang yang bisa dikerjasamakan. Yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi menengah bawah, dan sosial. Saya mengajak SGN di 35 kabupaten/kota, untuk berkolaborasi dengan pemprov Jateng, diantaranya juga membantu mengatasi kemiskinan dengan program bedah rumah," imbuhnya.
Ketua Umum SGN Jawa Tengah, Gus Chamzah Hasan, mengatakan, sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah, Gus Yasin lahir dari kalangan santri. Karenanya, Ormas SGN punya tanggung jawab besar untuk mensukseskan tugas-tugasnya dalam membangun Jateng bersama Gubernur Ahmad Luthfi.
"Jawa Tengah ini punya pemimpin dari kalangan santri yang kebetulan duduk di pemerintahan, yaitu Gus Yasin, guru kita panutan kita. Mari kita sukseskan, kita eksplorasi untuk kebaikan Jawa Tengah," ajaknya saat sambutan.
Dia meminta anggota SGN untuk total mendukung program Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakilnya Taj Yasin. Sebab ada sebagian masyarakat yang tidak taat kepada pemimpinya. Ada jalan lubang sedikit saja sudah diumbar di media sosial, dengan narasi negatif kepada pemerintah.



