Wapres Gibran Tinjau Desa Padasari Tegal Terdampak Tanah Bergerak, Pastikan Keselamatan Warga Jadi Prioritas

Wapres Gibran

Wapres Gibran Rakabuming meninjau langsung kondisi pengungsi dan lokasi terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal

“Panjenengan-panjenengan sudah disiapkan rumah yang nanti ditempati oleh Bapak-Ibu sekalian dan sudah kita siapkan tempat berikut rumahnya gratis, nggak usah bayar,” ujarnya.

Lebih jauh Luthfi mengungkapkan, atas nama Gubernur, pemerintah menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang bersedia direlokasi.

​Sementara, Bupati Tegal melaporkan bahwa tercatat sebanyak 464 rumah terdampak, dengan 250 di antaranya rusak berat. Saat ini, sebanyak 2.426 jiwa mengungsi di empat posko utama.

​Bupati menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tegal telah menyiapkan rencana relokasi ke lahan milik Perhutani yang dinilai lebih stabil dan aman.

Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Mendadak Jadi Fotografer Abadikan Wapres Gibran Bersama Warga di Pengungsian

"Tadi Mas Wapres sudah mengecek lokasi atas sudah tidak aman. Kami sudah siapkan langkah relokasi ke lahan Perhutani di bagian bawah. Kami mohon dukungan izin dan bantuan pembangunan hunian sementara (Huntara) dari pemerintah pusat," lapor Bupati Ischak.

​Salah satu pengungsi bernama Nur Halimah (35) menceritakan momen mencekam saat rumahnya hancur pada Selasa malam lalu.

"Jam sembilan malam saya keluar, tembok sudah hancur semua. Tanah sudah merembes ke bawah, diinjak saja sudah tidak bisa," ungkap Nur yang kini tinggal di tenda bersama anaknya yang berusia 5 tahun.

​Nur berharap pemerintah segera memberikan tempat tinggal yang layak di lokasi yang jauh dari area perbukitan untuk menghapus trauma keluarganya.

Di sela-sela peninjauan posko pengungsian, Wapres turut menyaksikan kegiatan trauma healing bagi anak-anak yang dilakukan oleh jajaran polwan Polres Tegal, sebagai upaya memulihkan semangat dan rasa aman mereka pascabencana.

Halaman 2 dari 4

Artikel Terkait