Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Wisata di Jalur Exit Tol Gandulan Pemalang yang Renggut 4 Korban Tewas

Minggu, 26 Oktober 2025 | 06.04
Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Bus Wisata di Jalur Exit Tol Gandulan Pemalang yang Renggut 4 Korban Tewas

PEMALANG, puskapik.com – Polisi bakal melakukan penyelidikan mendalam untuk mencari penyebab kecelakaan bus wisata rombongan asal Semarang yang menewaskan empat orang di ruas Tol Pemalang–Batang, Sabt...

PEMALANG, puskapik.com – Polisi bakal melakukan penyelidikan mendalam untuk mencari penyebab kecelakaan bus wisata rombongan asal Semarang yang menewaskan empat orang di ruas Tol Pemalang–Batang, Sabtu 25 Oktober 2025. Kasat Lantas Polres Pemalang, AKP Arief Wiranto menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah untuk melakukan Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mencari penyebab pasti kecelakaan. "Dugaan sementara kendaraan tidak bisa mengontrol laju saat membelok, sehingga kendaraan terguling ke kanan, menabrak pembatas jalan." jelas AKP Arief Wiranto saat mengecek korban di RS Siaga Medika. "Penyebab lainnya masih dalam penyelidikan,"katanya. Seperti diketahui, bus wisata yang membawa rombongan Forum Kesehatan Kelurahan Bendan Ngisor, Gajahmungkur, Semarang, terguling di exit Tol Pemalang–Batang saat hendak menuju Wisata Guci, Kabupaten Tegal. Namun, sebelum tiba di tujuan, bus bernomor polisi DK 9296 AH itu terguling di KM 312B arah Semarang–Jakarta, tepat di tikungan exit tol menuju Gerbang Tol Gandulan, sekitar pukul 08.25 WIB. Perjalanan wisata itu berakhir duka. Bus terguling setelah diduga pengemudi kehilangan kendali saat membelok di jalur keluar tol. Kendaraan menabrak pembatas jalan dan terguling ke kanan. "Total ada 34 orang, terdiri dari 31 penumpang dan 3 kru supir maupun kernet," terang AKP Arief Wiranto, Kasat Lantas Polres Pemalang, saat mengecek korban di RS Siaga Medika. Para korban kemudian dilarikan ke RSU Siaga Medika Pemalang dan RSI Al-Ikhlas Taman. "Korban meninggal dunia ada 4 orang, kemudian total luka berat ada 1 orang, dan luka ringan 13 orang, dan korban selamat seluruhnya ada 16 orang." jelas AKP Arief Wiranto.***

Artikel Terkait