Anggaran 2026, Kapolres Pekalongan Tekankan Serapan Tepat Sasaran

Selasa, 6 Januari 2026 | 20.32
Anggaran 2026, Kapolres Pekalongan Tekankan Serapan Tepat Sasaran

Kapolres Pekalongan sosialisasikan Rendisgar DIPA 2026, tekankan transparansi, akuntabilitas, dan target serapan anggaran.

PEKALONGAN, puskapik.com – Polres Pekalongan tancap gas menyusun strategi penggunaan anggaran di awal tahun. Bertempat di Aula Polres Pekalongan, Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, memimpin langsung jalannya sosialisasi Rencana Pendistribusian Anggaran (Rendisgar) DIPA Tahun Anggaran (TA) 2026, Selasa (6/1/2026).

Kegiatan dihadiri oleh Wakapolres Pekalongan Kompol Muhamad Nurkholis, jajaran Pejabat Utama (PJU), hingga seluruh Kapolsek jajaran Polres Pekalongan.

Dalam arahannya, AKBP Rachmad menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan uang negara. Ia meminta seluruh satuan kerja (Satker) hingga tingkat Polsek untuk segera menyusun Rencana Kebutuhan (Renbut) agar anggaran dapat terserap secara maksimal dan tepat sasaran.

Baca Juga: FOBI Kota Tegal Wakili Indonesia di Kejuaraan Barongsai Hainan Cina

Kapolres memberikan peringatan keras agar tidak ada anggaran yang mengendap atau tidak terpakai hingga akhir tahun. Ia pun membeberkan target realisasi anggaran sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 258.

"Target realisasi anggaran tahun ini sudah jelas. Triwulan I sebesar 23,30%, Triwulan II 58%, Triwulan III 78,70%, dan Triwulan IV harus mencapai 95%. Ini adalah target yang harus dilaksanakan sesuai peraturan Menteri Keuangan. Saya minta rekan-rekan benar-benar melakukan penyerapan sesuai kegiatan dan tepat sasaran," tegas AKBP Rachmad C. Yusuf, Selasa (6/1).

Ia juga mengapresiasi langkah Bagian Perencanaan (Bag Ren) yang telah menginisiasi sosialisasi ini lebih awal, mengingat adanya beberapa perubahan alokasi anggaran dari Rorena Polda Jateng, baik berupa penambahan maupun pengurangan.

Baca Juga: Catat Jadwalnya, Ini Rangkaian Acara HUT ke-348 Brebes di Bumiayu

Selain soal angka serapan, AKBP Rachmad juga menyoroti penggunaan anggaran operasional sensitif, seperti Bahan Bakar Minyak (BBM). Ia meminta para Kapolsek untuk melakukan manajemen penggunaan BBM secara bijak, terutama untuk mendukung operasi-operasi besar di masa mendatang.

"Kemarin sudah saya sampaikan kepada para Kapolsek, arahkan anggota agar anggaran ini tepat sasaran. Contohnya BBM, nanti kita akan menghadapi Operasi Lilin, tentu penggunaannya harus kita pertimbangkan dan direncanakan dengan baik sejak sekarang," tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk komitmen Polres Pekalongan dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani. Dengan keterbukaan informasi mengenai DIPA, diharapkan setiap personel memahami bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan harus dapat dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata di tengah masyarakat.

"Jangan sampai anggaran yang sudah disiapkan justru tidak kita laksanakan dengan baik. Mari kita jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab demi pelayanan Polri yang semakin Presisi," pungkas Kapolres. **

Artikel Terkait