Ditemukan 628 Kasus TB Paru, Bhabinkamtibmas di Pekalongan Dilatih Jadi Tracer

Rabu, 3 Juni 2026 | 16.01
Pelatihan Tracer TB Paru Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan
Pelatihan Tracer TB Paru Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan

Polres Pekalongan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan menggelar pelatihan Bhabinkamtibmas sebagai tracer Tuberkulosis (TB) Paru di Aula Setia Polres Pekalongan

PEKALONGAN, puskapik.com - Polres Pekalongan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar pelatihan Bhabinkamtibmas sebagai tracer Tuberkulosis (TB) Paru di Aula Setia Polres Pekalongan, Rabu 3 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelacakan kasus TB dan mendukung target eliminasi tuberkulosis pada tahun 2030.

Pelatihan tersebut dihadiri Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Tohid Margono, para pejabat utama Polres Pekalongan, para Kapolsek jajaran, serta seluruh Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan.

Baca Juga: Strength Based BK, Menjadikan Ruang Konseling Sebagai Ruang Tumbuh Siswa

Dalam sambutannya, Kapolres Pekalongan menegaskan bahwa tuberkulosis masih menjadi salah satu persoalan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius dan penanganan bersama lintas sektor.

"TB paru masih menjadi tantangan kesehatan yang memerlukan kerja sama dan sinergi seluruh pihak. Karena itu, Polres Pekalongan siap mendukung program pemerintah melalui keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tracing, screening, edukasi, dan pendampingan pasien di wilayah binaannya masing-masing," kata AKBP Rachmad

AKBP Rachmad mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan periode Januari hingga Mei 2026, ditemukan sebanyak 628 kasus TB paru.

Jumlah tersebut terdiri dari 613 kasus TB sensitif obat dan 15 kasus TB resistan obat.

Namun, dari total kasus tersebut baru sekitar 251 kasus atau 40 persen yang telah mendapatkan kunjungan, pelacakan, dan pendampingan.

Sementara sebanyak 377 kasus lainnya atau sekitar 60 persen masih belum mendapatkan kunjungan dan pelacakan secara optimal.

Mendampingi Petugas Kesehatan

"Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya penemuan kasus, pelacakan kontak erat, serta pendampingan pengobatan masih perlu ditingkatkan. Saya perintahkan seluruh Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi petugas kesehatan puskesmas dalam melakukan tracking, screening, dan kunjungan kasus TB paru," tegasnya.

Menurut Kapolres Pekalongan, peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di desa dan kelurahan sangat strategis untuk membantu tenaga kesehatan menjangkau masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.

Baca Juga: Bupati Ischak Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter Pertama, 2 Haji Asal Tegal Meninggal Dunia

Melalui sinergi tersebut, diharapkan ratusan kasus yang belum terjangkau dapat segera dilakukan pelacakan dan pendampingan sehingga angka penularan dapat ditekan serta keberhasilan pengobatan meningkat.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait